Waspada Jika Sering Alami GERD, 3 Jenis Kanker Ini Bisa Menghantui

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 21 Maret 2021 | 20:51 WIB
Waspada Jika Sering Alami GERD, 3 Jenis Kanker Ini Bisa Menghantui
Ilustrasi penyakit GERD dan asam lambung. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan refluks asam lambung yang terjadi secara sering dan melibatkan rasa mulas, dapat menjadi faktor risiko kenker kerongkongan dan laring.

Dalam studi yang terbit dalam jurnal Cancer pada 22 Februari lalu, sebanyak 17% dua dari jenis kanker kerongkongan dan laring berkaitan dengan penyakit refluks gastroesofagus (GERD).

Peneliti dalam studi ini ingin menguatkan bukti bahwa GERD merupakan faktor risiko dari adenokarsinoma esofagus.

"Kami menemukan GERD dikaitkan dengan peningkatan risiko sel skuamosa esofagus dan laring," kata penulis studi Christian C. Abnet, kepala cabang Cabang Epidemiologi Metabolik Divisi Epidemiologi dan Genetika Kanker di Institut Kanker Nasional (NCI).

GERD dipercaya meningkatkan risiko kanker kerongkongan karena asam yang dimuntahkan dari lambung dapat mengiritasi dan merusak lapisan esofagus. Asam ini juga dapat mencapai laring, tempat pita suara berada, dan menyebabkan iritasi serta suara serak.

Ilustrasi penyakit GERD dan asam lambung. (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit GERD dan asam lambung. (Shutterstock)

Untuk studi ini Abnet memeriksa 490.605 data orang dewasa yang mengambil bagian dalam Studi Diet dan Kesehatan NIH-AARP.

Ia memperkirakan 24% orang dalam data tersebut memiliki riwayat GERD, lapor Very Well Health.

Kemudian peneliti memeriksa kejadian tiga jenis kanker kerongkongan, yakni adenokarsinoma esofagus, karsinoma sel skuamosa laring, dan karsinoma sel skuamosa esofagus.

Hasilnya ditemukan bahwa 2.108 peserta menderita kanker esofagus atau laring dari 1995 hingga 2011.

Dari jumlah tersebut, 931 orang mengalami adenokarsinoma esofagus, 876 menderita karsinoma sel skuamosa laring, dan 301 memiliki karsinoma sel skuamosa esofagus.

Risiko yang meningkat hampir sama, bahkan ketika faktor risiko lain seperti jenis kelamin, status merokok, obesitas, dan konsumsi alkohol, sudah dipertimbangkan.

Abnet menyimpulkan 16,92% kasus karsinoma sel skuamosa laring dan 17,32% kasus karsinoma sel skuamosa esofagus di Amerika Serikat mungkin terkait dengan GERD.

Namun, Abnet mengatakan bahwa masih harus ada studi lanjutan yang mungkin dapat memandu pengawasan klinis pasien GERD di masa depan.

"Semua studi observasional memiliki keterbatasan dan studi kami sendiri tidak mengonfirmasi bahwa GERD meningkatkan risiko untuk semua kanker ini," tutur Abnet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengidap HIV, Psikomatis, Hingga GERD Boleh Vaksinasi Covid, Ini Syaratnya!

Pengidap HIV, Psikomatis, Hingga GERD Boleh Vaksinasi Covid, Ini Syaratnya!

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 20:27 WIB

Studi: GERD Tingkatkan Risiko Kanker Esofagus atau Laring

Studi: GERD Tingkatkan Risiko Kanker Esofagus atau Laring

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 14:45 WIB

5 Pola Makan dan Gaya Hidup yang Bisa Turunkan Gejala GERD

5 Pola Makan dan Gaya Hidup yang Bisa Turunkan Gejala GERD

Jakarta | Sabtu, 30 Januari 2021 | 12:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB