Awas, Kurang atau Kelebihan Tidur saat Hamil Bisa Tingkatkan Tekanan Darah

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 25 Maret 2021 | 14:08 WIB
Awas, Kurang atau Kelebihan Tidur saat Hamil Bisa Tingkatkan Tekanan Darah
Ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Penelitian yang dierbitkan dalam jurnal Sleep melihat berbagai hubungan tidur selama kehamilan. Dalam hal ini, perempuan hamil yang tidur kurang dari enam jam memiliki tekanan darah sistolik pada trimester terakhir lebih tinggi daripada mereka yang tidur cukup. Perbedaany asekitar 4 mm / Hg lebih tinggi.

Sementara perempuan yang tidur kurang dari lima jam meningkatkan kemungkinan terkena preeklamsia, komplikasi kehamilan serius yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi.

Melansir dari Medicinenet, terlalu banyak tidur juga bisa menjadi masalah bagi perempuan hamil. Perempuan hamil yang melaporkan tidur lebih dari 10 jam semalam pada trimester pertama memiliki lebih dari dua kali lipat peningkatan risiko terkena preeklamsia.

"Perempuan secara umum membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur selama kehamilan, sebaiknya sembilan jam. Kurang dari jumlah tersebut dapat mempengaruhi kesehatan," kata penulis studi Michelle Williams, seorang profesor epidemiologi dan kesehatan global di Universitas Washington.

Penelitian ini melibatkan 1.272 perempuan hamil di Swedish Medical Center di Seattle antara Desember 2003 hingga Juli 2006.

Ibu Hamil (Envato)
Ibu Hamil (Envato)

Hasil menunjukkan bahwa, durasi tidur tampaknya tidak berpengaruh pada tingkat tekanan darah pada trimester pertama dan kedua kehamilan. Namun, selama trimester ketiga, perempuan yang tidur kurang dari enam jam semalam memiliki tekanan darah sistolik rata-rata (angka teratas dalam pembacaan tekanan darah) adalah 3,72 mm / Hg lebih tinggi daripada yang tidur sembilan jam.

Bahkan perempuan yang tidur tujuh hingga delapan jam semalam memiliki pembacaan tekanan darah sistolik 2,43 mm / Hg lebih tinggi daripada perempuan yang tidur sembilan jam.

Studi tersebut juga menemukan bahwa tekanan darah sistolik 4,21 mm / Hg lebih tinggi pada perempuan yang tidur lebih dari 10 jam setiap malam.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari lima jam semalam meningkatkan kemungkinan hingga 9,5 kali terkena preeklamsia. Sementara yang tidur lebih dari 10 jam memiliki lebih dari dua kali lipat peningkatan risiko preeklamsia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ragu Menyusui Usai Vaksinasi Covid 19, Ini Penjelasannya!

Ragu Menyusui Usai Vaksinasi Covid 19, Ini Penjelasannya!

Sumsel | Kamis, 25 Maret 2021 | 06:42 WIB

Tahun 2020, Angka Pernikahan Dini di Ngawi Melejit, Didominasi Hamil Duluan

Tahun 2020, Angka Pernikahan Dini di Ngawi Melejit, Didominasi Hamil Duluan

Jatim | Selasa, 23 Maret 2021 | 20:14 WIB

Berbahaya, Peneliti Temukan 50 Bahan Kimia Baru pada Ibu Hamil dan Bayi

Berbahaya, Peneliti Temukan 50 Bahan Kimia Baru pada Ibu Hamil dan Bayi

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 17:57 WIB

Terkini

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

×