Hindari Kopi saat Hamil, Setengah Cangkir Saja Berefek pada Berat Lahir

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:35 WIB
Hindari Kopi saat Hamil, Setengah Cangkir Saja Berefek pada Berat Lahir
Ilustrasi ibu hamil sedang minum kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa konsumsi kopi bahkan dalam jumlah kecil selama kehamilan bisa berefek pada bayi. Dalam hal ini, sedikitnya setengah cangkir kopi setiap hari mungkin cukup untuk menghambat pertumbuhan dan berat lahir bayi di dalam rahim.

Melansir dari Medicinenet, perempuan yang mengonsumsi rata-rata 50 miligram kafein per hari (setara dengan setengah cangkir kopi) memiliki bayi yang 2,3 ons lebih ringan daripada bayi yang lahir dari ibu yang tidak minum kafein.

"Jumlah itu sebagian kecil dari batas konsumsi kafein harian yang saat ini direkomendasikan oleh American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan World Health Organization (WHO)," kata ketua peneliti Jessica Gleason dari Institut Kesehatan Anak dan Perkembangan Manusia AS.

"ACOG merekomendasikan agar perempuan hamil membatasi konsumsi kafein mereka hingga kurang dari 200 miligram sehari dan WHO menyarankan kurang dari 300 miligram setiap hari," kata Gleason.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa bahkan pada tingkat yang lebih rendah pun, kopi bisa berpengaruh pada ukuran lahir bayi.

"Kami selalu menganjurkan para perempuan untuk mendiskusikan konsumsi kafein mereka dengan dokter," tambah Gleason.

Studi ini mengambil langkah lebih jauh, menggunakan sampel darah yang diambil antara 10 hingga 13 minggu kehamilan dari lebih dari 2.000 perempuan di 12 lokasi klinis di Amerika Serikat.

Ibu hamil gadget. (shutterstock)
Ibu hamil gadget. (shutterstock)

Secara keseluruhan, perempuan hamil dengan kadar kafein dalam darah tertinggi melahirkan bayi dengan berat sekitar 3 ons lebih ringan, 0,17 inci lebih pendek, 0,11 inci lebih kecil di lingkar kepala dan sekitar 0,13 inci lebih kecil pada lingkar paha dibandingkan bayi dari perempuan dengan tidak atau sedikit kafein dalam aliran darah.

Penemuan ini dipublikasikan secara online pada 25 Maret di JAMA Network Open. Para peneliti yang tak terkait menyatakan bahwa penelitian ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut karena bertentangan dengan temuan-temuan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Studi: Vaksin Covid-19 Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Hasil Studi: Vaksin Covid-19 Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Health | Jum'at, 26 Maret 2021 | 09:57 WIB

Hamil Anak Kedua, Paula Verhoeven Ngidam Cumi Hitam dan Mi Jawa

Hamil Anak Kedua, Paula Verhoeven Ngidam Cumi Hitam dan Mi Jawa

Entertainment | Jum'at, 26 Maret 2021 | 07:45 WIB

Wajib Tahu! 5 Fakta Seputar Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Terkait Covid-19

Wajib Tahu! 5 Fakta Seputar Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Terkait Covid-19

Health | Jum'at, 26 Maret 2021 | 09:55 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB