Studi: Alzheimer Lebih Cepat Berkembang pada Perempuan Ketimbang Pria

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 30 Maret 2021 | 13:50 WIB
Studi: Alzheimer Lebih Cepat Berkembang pada Perempuan Ketimbang Pria
Ilustrasi perempuan dementia

Suara.com - Penyakit Alzheimer tampaknya berkembang lebih cepat pada perempuan ketimbang pria. Hal ini dinyatakan dalam penelitian dari Universitas Lund di Swedia.

Melansir dari Healthshots, studi tersebut telah dipublikasikan di Brain. Penelitian menunjukkan bahwa protein Tau dan beta-amyloid adalah dua protein yang diketahui berkumpul dan menumpuk di otak pada pasien penderita Alzheimer.

Protein pertama yang berkumpul di Alzheimer adalah beta-amiloid. Perempuan dan pria sama-sama dipengaruhi oleh tahap penyakit pertama dan analisis tidak menunjukkan adanya perbedaan dalam akumulasi beta-amiloid.

Disfungsi memori muncul kemudian saat Tau mulai menumpuk. Dalam hal ini, perempuan lebih cepat mengakumulasikan Tau daripada pria, sehingga meningkatkan pertumbuhan penyakit Alzheimer lebih cepat.

"Tingkat akumulasi Tau sangat bervariasi antara individu dengan jenis kelamin yang sama, tetapi di lobus temporal yang dipengaruhi oleh penyakit Alzheimer kami menemukan tingkat akumulasi 75 persen lebih tinggi pada perempuan sebagai kelompok dibandingkan dengan pria," jelas Ruben Smith, penulis pertama penelitian.

Akumulasi Tau lebih cepat pada pasien yang sudah memiliki akumulasi patologis beta-amiloid dan berada pada fase awal penyakit. 

Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi (Shutterstock)

"Langkah selanjutnya adalah memeriksa mengapa akumulasi ini lebih cepat pada perempuan," kata Sebastian Palmqvist, peneliti yang bertanggung jawab atas penilaian kognitif pasien.

Studi tersebut belum menyelidiki alasan tingkat akumulasi Tau yang lebih tinggi pada wanita.

"Studi kami dengan kuat menunjukkan bahwa penyebaran Tau yang lebih cepat membuat perempuan lebih rentan mengembangkan demensia karena patologi Alzheimer dibandingkan pria. Studi eksperimental di masa depan akan menjadi penting untuk memahami alasan di balik ini," imbuh para peneliti. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibuat Seniman Perancis, Lipstik Ini Diklaim Bisa Tambah Rasa Percaya Diri

Dibuat Seniman Perancis, Lipstik Ini Diklaim Bisa Tambah Rasa Percaya Diri

Lifestyle | Senin, 29 Maret 2021 | 15:07 WIB

Terungkap! Ini Sebabnya Penyakit Alzheimer Lebih Rentan Terjadi Pada Wanita

Terungkap! Ini Sebabnya Penyakit Alzheimer Lebih Rentan Terjadi Pada Wanita

Health | Senin, 29 Maret 2021 | 12:38 WIB

Selamat! Ditemani Suami Ngelawak, Kezia Karamoy Melahirkan Bayi Perempuan

Selamat! Ditemani Suami Ngelawak, Kezia Karamoy Melahirkan Bayi Perempuan

Entertainment | Senin, 29 Maret 2021 | 10:38 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB