Bahaya Banget! Ini 3 Risiko Jika Malas Ganti Pembalut

Selasa, 30 Maret 2021 | 17:10 WIB
Bahaya Banget! Ini 3 Risiko Jika Malas Ganti Pembalut
Ilustrasi pembalut (Pexels/Sora Shimazaki)

Suara.com - Menstruasi telah menjadi siklus rutin yang dialami oleh para perempuan setiap bulannya. Pembalut menjadi salah satu barang yang selalu ada dan digunakan pada saat-saat menstruasi datang.

Namun, kebanyakan dari perempuan kerap tidak terbiasa mengganti pembalut, setelah beberapa jam.

Sebagian perempuan benar-benar menunggu darah menstruasi menumpuk baru menggantinya. Padahal, kondisi ini bisa sangat berbahaya.

Para perempuan, tidak hanya membahayakan kesehatan vagina Anda, tetapi dalam jangka panjang, juga dapat merusak organ lain di tubuh kita.

Dilansir melalui Health Shots, inilah alasan kamu harus mengganti pembalut saat lewat batas yang ditentukan. 

1. Dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri dan patogen lainnya

Ilustrasi tampon dan pembalut. (Pexels/Nataliya Vaitkevich)
Ilustrasi tampon dan pembalut. (Pexels/Nataliya Vaitkevich)

Menurut Dr Rajeswari Pawar, konsultan kebidanan dan ginekolog di Motherhood Hospital, Pune, menjaga pembalut selama lebih dari 24 jam dapat memicu pertumbuhan bakteri di dalam vagina. Selain itu, patogen ini mendapatkan bioma sempurna di sana dan berkembang biak lebih cepat.

Masalahnya adalah mereka menghancurkan bakteri sehat di vagina, dan mengganggu ekosistem secara keseluruhan. Karena itu, vagina Anda menjadi lebih rentan terhadap infeksi vagina seperti bakteri vaginosis, infeksi jamur, ISK, dll.

“Jika alirannya deras, pastikan untuk mengganti tampon beberapa kali sehari. Anda setidaknya harus mengganti tampon Anda 2-3 kali sehari, ”saran Dr Pawar.

Baca Juga: Kasus Langka, Mata Perempuan Ini Keluar Darah Setiap Menstruasi

2. Anda bisa terkena sindrom Shock Toxic

Sampai batas tertentu, ini juga dapat menyebabkan kegagalan banyak organ. “Di sini, infeksinya membengkak dan menyebar ke seluruh tubuh. Itu mulai mempengaruhi banyak organ sekaligus.

Dalam kasus yang lebih parah, pasien dirawat di ICU untuk observasi, karena ada kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami kegagalan banyak organ dan kematian, ”kata Dr Pawar.

Penyebab utamanya adalah racun yang dihasilkan oleh bakteri staphylococcus aureus, yang menyebar ke dalam tubuh Anda dan membuat situasi tersebut mengancam jiwa.

3. Gangguan keseimbangan pH vagina

Pertumbuhan organisme asing ini dapat mengganggu keseimbangan pH vagina. Mmasalah seperti kekeringan vagina, keluarnya lendir vagina, gatal-gatal, juga dapat terlihat, karena penggunaan pembalut yang berkepanjangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI