Bayi Lahir Caesar Punya Mikrobiota Usus Lebih Rendah, Tapi Jangan Khawatir

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Selasa, 06 April 2021 | 15:30 WIB
Bayi Lahir Caesar Punya Mikrobiota Usus Lebih Rendah, Tapi Jangan Khawatir
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Suara.com - Bayi yang lahir melalui operasi caesar awalnya memiliki keragaman bakteri usus yang lebih sedikit daripada yang dilahirkan melalui vagina. Hal ini dinyatakan dalam studi yang terbit pada jurnal Cell Host & Microbe.

Melansir dari Medical Xpress, meski bayi yang lahir caesar memiliki mikrobiota usus lebih kecil, mereka akan memiliki jumlah yang sama beberapa tahun berikutnya. Para peneliti juga menemukan bahwa koloni bakteri ini membutuhkan waktu lama yang dikenal sebagai mikrobioma usus untuk menjadi dewasa.

"Penemuan kami menunjukkan bahwa mikrobiota usus adalah organ yang dinamis dan penelitian di masa depan harus menunjukkan apakah perbedaan awal dapat memengaruhi anak-anak yang dilahirkan dengan operasi caesar di kemudian hari," kata pemimpin studi Fredrik Bäckhed, profesor kedokteran molekuler di Universitas Gothenburg di Swedia.

Untuk penelitian tersebut, timnya mengambil sampel feses dari 471 bayi baru lahir, dan sekali lagi saat mereka berusia 4 bulan, 12 bulan, 3 tahun, dan 5 tahun. Sampel dianalisis untuk melihat bakteri usus.

Telah diketahui bahwa saat lahir, usus bayi telah dijajah oleh bakteri dan mikroorganisme lain. Keragaman spesies tersebut meningkat dalam beberapa tahun pertama kehidupan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan mikrobioma usus untuk matang, berbeda dari satu anak ke anak lainnya. Namun, penelitian ini menemukan bahwa bayi yang dilahirkan dengan operasi caesar pada awalnya memiliki keragaman bakteri usus yang lebih sedikit daripada bayi yang dilahirkan melalui vagina.

Meski begitu saat mereka mencapai usia 3 hingga 5 tahun, keragaman bakteri usus mereka sama dengan yang dilahirkan melalui vagina. 

Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

"Sangat mengejutkan bahwa bahkan pada usia 5 tahun, beberapa bakteri yang merupakan komponen penting dari mikrobiota usus pada orang dewasa hilang pada anak-anak," kata Bäckhed dalam rilis berita universitas.

"Dengan menyelidiki dan memahami bagaimana mikrobiota usus berkembang pada anak-anak yang sehat, kami mungkin mendapatkan titik referensi untuk mengeksplorasi apakah mikrobiota dapat berkontribusi pada penyakit dalam penelitian di masa mendatang," kata Bäckhed.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dikabarkan Ada Kista, Aurel dan Atta Kini Siap Program Bayi Kembar

Sempat Dikabarkan Ada Kista, Aurel dan Atta Kini Siap Program Bayi Kembar

Health | Selasa, 06 April 2021 | 14:10 WIB

Anak Rewel Dihibur Pakai Gundam, Publik: Bapaknya di Pojokan Kena Mental

Anak Rewel Dihibur Pakai Gundam, Publik: Bapaknya di Pojokan Kena Mental

Hits | Selasa, 06 April 2021 | 12:18 WIB

Kontak Fisik Antara Ibu dan Bayi Punya Efek Positif dalam Jangka Panjang

Kontak Fisik Antara Ibu dan Bayi Punya Efek Positif dalam Jangka Panjang

Health | Selasa, 06 April 2021 | 10:25 WIB

Terkini

Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik

Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku

Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:32 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:26 WIB

Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut

Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:12 WIB

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:08 WIB

×