Studi: Tak Jaga Jantung di Masa Muda Bahayakan Otak pada Usia Tua

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Selasa, 06 April 2021 | 17:05 WIB
Studi: Tak Jaga Jantung di Masa Muda Bahayakan Otak pada Usia Tua
Ilustrasi anak muda. (Shutterstock)

Suara.com - Orang dewasa muda dengan faktor risiko penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, obesitas, atau kadar gula darah tinggi mungkin juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan kognitif di mana tua. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan jantung di masa muda.

"Hasil dari penelitian kami sangat mengejutkan dan menunjukkan bahwa masa dewasa awal (usia 20-an) mungkin merupakan waktu kritis untuk hubungan antara masalah kesehatan jantung dan keterampilan kognitif di akhir hayat," kata penulis studi Dr. Kristine Yaffe, seorang peneliti penuaan kognitif dan demensia di University of California, San Francisco, seperti yang dikutip dari Healthline.

Melansir dari Healthline, orang dapat memodifikasi, merawat, atau mengelola faktor risiko masalah jantung dengan obat-obatan atau perubahan gaya hidup, seperti pola makan dan olahraga. Mengatasinya tak hanya meningkatkan kesehatan jantung, tetapi baik juga untuk otak.

"Ada kemungkinan bahwa mengobati atau mengubah masalah kesehatan ini di masa dewasa awal dapat mencegah atau mengurangi masalah keterampilan berpikir di kemudian hari," kata Yaffe. Studi ini telah dipublikasikan di jurnal Neurology.

Yaffe dan rekannya mengumpulkan data dari empat studi lain di mana mencakup total lebih dari 15.000 orang dewasa berusia 18 hingga 95 tahun yang diikuti selama 10 hingga 30 tahun. Studi ini termasuk pengukuran faktor risiko kardiovaskular, termasuk indeks massa tubuh (BMI), kadar gula darah puasa, tekanan darah sistolik, dan kolesterol total.

Yaffe dan rekan-rekannya menganalisis data untuk melihat apakah masalah kardiovaskular di masa dewasa awal, paruh baya, atau kemudian hari terkait dengan penurunan yang lebih besar dalam skor akhir kehidupan pada tes berpikir dan memori.

Mereka menemukan bahwa orang yang mengalami obesitas, tekanan darah tinggi, atau kadar gula darah tinggi pada salah satu dari tiga tahap kehidupan lebih cenderung mengalami penurunan keterampilan kognitif yang lebih besar di kemudian hari.

(Shutterstock)
Ilustrasi anak muda. (Shutterstock)

Namun, hubungan antara faktor-faktor risiko ini dan penurunan kognitif di usia lanjut paling besar terjadi pada orang dewasa muda. Mereka yang saar berusia 20-an dan 30-an memiliki masalah kardiovaskular, mengalami risiko penurunan kognitif 80 hingga 100 persen lebih besar daripada yang terlihat pada orang-orang yang tidak memiliki masalah kesehatan ini.

"Dengan lebih banyak orang muda yang mengembangkan diabetes dan obesitas di awal masa dewasa, bersama dengan tingkat yang lebih tinggi dari masalah kardiovaskular yang kurang terdiagnosis dan tidak diobati ini dapat memiliki implikasi kesehatan masyarakat yang signifikan untuk kesehatan kognitif di masa tua," kata Yaffe.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami 10 Gejala Ini? Bisa Jadi Anda Sakit Jantung

Alami 10 Gejala Ini? Bisa Jadi Anda Sakit Jantung

Banten | Selasa, 06 April 2021 | 06:45 WIB

Anak Gemar Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Masalah Kognitif

Anak Gemar Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Masalah Kognitif

Health | Senin, 05 April 2021 | 15:03 WIB

Hati-hati, 10 Gejala Awal Penyakit Jantung Ini Sering Diabaikan Lansia

Hati-hati, 10 Gejala Awal Penyakit Jantung Ini Sering Diabaikan Lansia

Health | Senin, 05 April 2021 | 13:38 WIB

Terkini

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak

Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:35 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar

IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna

Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027

Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik

Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ

Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:14 WIB

AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik

AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!

Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:58 WIB

×