Penderita Nyeri Kronis Harus Lakukan Terapi Fisik, Bukan Minum Analgesik

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 08:51 WIB
Penderita Nyeri Kronis Harus Lakukan Terapi Fisik, Bukan Minum Analgesik
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

Suara.com - National Institute for Health and Care Excellence (NICE), dari Departemen Kesehatan Inggris, baru-baru ini mengimbau para dokter untuk memberi terapi fisik dan psikologis pada penderita nyeri kronis yang tidak diketahui penyebabnya.

NICE mendorong agar penderita penyakit kronis ditawari olahraga, terapi bicara, dan akupuntur, alih-alih menggunakan analgesik atau obat pereda nyeri.

Dokter juga bisa mempertimbangkan untuk meresepkan antidepresan, lapor The Guardian.

Menurut NICE, hanya ada sedikit atau, bahkan, tidak ada bukti, bahwa mengobati penyakit kronis dengan analgesik membuat perbedaan pada kualitas hidup pasien, rasa sakit, maupun tekanan psikologis pasien.

Nyeri tanpa penyebab yang diketahui dan bertahan setidaknya selama tiga bulan disebut nyeri primer kronis. Sedangkan jika disebabkan oleh penyakit seperti osteoartritis, rheumatoid arthritis, kolitis ulserativa atau endometriosis dikenal sebagai nyeri sekunder kronis.

Ilustrasi nyeri punggung (Shutterstock)

NICE juga merekomendasikan agar dokter membuat rencana perawatan pengelolaan rasa sakit pasien berdasarkan seberapa buruk rasa nyeri memengaruhi aktivitas sehari-hari mereka, kegiatan apa yang dirasa masih bisa dilakukan.

Dokter juga harus jujur dengan ketidakpastian prognosis atau prediksi perkembangan suatu penyakit kepada pasien.

Rencana tersebut harus mencakup perawatan yang telah terbukti efektif dalam menangani nyeri primer kronis, seperti program olahraga, terapi perilaku kognitif (CBT), dan terapi penerimaan dan komitmen (ACT).

“Akupunktur juga direkomendasikan sebagai pilihan, asalkan diberikan dalam parameter yang jelas. Antidepresan amitriptyline, citalopram, duloxetine, fluoxetine, paroxetine atau sertraline juga dapat digunakan," tulis NICE.

Pasien tidak boleh memulai dengan obat yang biasa digunakan seperti parasetamol, obat antiinflamasi non steroid, benzodiazepin atau opioid, yang menimbulkan risiko, salah satunya kecanduan.

Perwakilan pasien yang membantu Nice menyusun pedoman baru, Lucy Ryan, menyambut baik perubahan pedoman tersebut karena pasien terkadang tidak diberi tahu tentang hal itu.

“Setiap orang dengan nyeri kronis mengalami nyeri secara berbeda, jadi saya merasa semakin banyak pilihan yang tersedia untuk membantu orang secara efektif mengelola nyeri mereka, semakin baik,” pungkas Ryan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Nyeri Kaki, Waspadai Risiko Penyakit Berbahaya Ini

Muncul Nyeri Kaki, Waspadai Risiko Penyakit Berbahaya Ini

Health | Rabu, 07 April 2021 | 15:30 WIB

Waspadai Bisul dan Nyeri Kaki, Bisa Jadi Gejala Lain Kolesterol Tinggi

Waspadai Bisul dan Nyeri Kaki, Bisa Jadi Gejala Lain Kolesterol Tinggi

Health | Selasa, 06 April 2021 | 14:32 WIB

Setahun Sering Nyeri Dada, Pria Ini Mendadak Syok Lihat Hasil Rontgen

Setahun Sering Nyeri Dada, Pria Ini Mendadak Syok Lihat Hasil Rontgen

Kalbar | Selasa, 30 Maret 2021 | 18:34 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB