Tya Ariestya Sukses Dapatkan Masa Subur Tanpa Obat, Benarkah Efek Diet?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 07 April 2021 | 16:59 WIB
Tya Ariestya Sukses Dapatkan Masa Subur Tanpa Obat, Benarkah Efek Diet?
Gaya Aktris Tya Ariestya di depan kamera saat ditemui di Kawasan Tandean, Jakarta Selatan, Kamis (16/7). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tya Ariestya kembali memberikan kabar bahagia bahwa ia berhasil mendapatkan masa subur hanya dengan diet sehat, tanpa bantuan obat hormon atau prosedur fertilitas in vitro.

Melalui unggahan Instagram, Tya Ariestya telah melakukan USD tranvaginal untuk memastikan adanya sel telur ukuran besar tanpa obat hormon. Ternyata, hasil tes menunjukkan ia benar mendapatkan masa subur dengan sel telur tanpa bantuan obat hormon.

"Ceritanya adalah hari ini pagi ngerasa keluar cairan bening yg kentel trus lgsg chat dokter Kandungan aku dr Nando krn kemungkinan ini bs jadi masa subur," cerita Tya Ariestya melalui Instagramnya @tya_ariestya.

Selain memiliki sel telur ukuran besar, kondisi Rahim Tya Ariestya juga sudah cukup tebal hingga 12 mm. Karena keberhasilannya mendapatkan masa subur dengan diet, ia pun menyemangati pejuan PCOS lain yang ingin mendapatkan masa subur alami tanpa obat hormon.

"Pejuang PCOS emang kebanyakan butuh diet utk dpt masa subur alami & alhamdulillah aku mah baru dikasih masa suburrr aja senengnyaaaa masyaallah," jelasnya.

Unggahan Tya Ariestya bersama suami dan anaknya [Instagram/@tya_ariestya]
Unggahan Tya Ariestya bersama suami dan anaknya [Instagram/@tya_ariestya]

Menurut Peneliti dari Harvard TH Chan School of Publich Health dan Harvard Medical School dilansir dari Health Harvard Edu, rupanya diet sehat memang bisa meningkatkan kesuburan wanita tanpa bantuan fertilitas in vitro, seperti diet Mediterania.

Berdasarkan studi tentang dampak diet terhadap kesuburan, cara ini bisa membantu wanita hamil secara alami tanpa teknologi pendukung. Selain diet sehat, ada beberapa vitamin dan nutrisi yang diperlukan wanita untuk meningkatkan kesuburan.

  1. Asam Folat
  2. Vitamin B12
  3. Asam lemak omega-3

Sementara itu, lemak trans dan diet tidak sehat yang kaya daging merah, kentang dan minuman manis justru akan berdampak negatif pada kesuburan wanita.

Di sisi lain, antioksidan, vitamin D, produk susu, kedelai, kafein dan alkohol juga hanya memiliki dampak sedikit atau tidak sama sekali pada kesuburan wanita.

Pada wanita yang harus melakukan teknologi reproduksi atau fertilitas in vitro untuk hamil, mereka mungkin akan memiliki peluang besar hamil alami dengan mengonsumsi suplemen asam folat atau diet tinggi isoflavone (estrogen nabati dengan aktivitas antioksidan).

Sedangkan pada pria, mereka bisa meningkatkan kesuburannya dengan antioksidan. Bahkan diet sehat juga bisa membantu meningkatkan produksi air maninya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jenis Makanan untuk Diet yang Harus Kamu Tahu

5 Jenis Makanan untuk Diet yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle | Rabu, 07 April 2021 | 14:28 WIB

Jarang Disadari, Ini 5 Kebiasaan Diet yang Salah

Jarang Disadari, Ini 5 Kebiasaan Diet yang Salah

Your Say | Selasa, 06 April 2021 | 18:25 WIB

Ini 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Menurunkan Berat Badan

Ini 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Menurunkan Berat Badan

Health | Rabu, 07 April 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB