Pantang Disepelekan, Depresi Mempercepat Penuaan Sel di Dalam Tubuh

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 09 April 2021 | 08:45 WIB
Pantang Disepelekan, Depresi Mempercepat Penuaan Sel di Dalam Tubuh
Ilustrasi depresi (shutterstock)

Suara.com - Depresi tidak hanya memengaruhi mental saja, tetapi juga sel-sel di dalam tubuh. Menurut studi baru, gangguan ini bisa mempercepat penuaan sel dan menyebabkan kematian dini.

Gangguan depresi mayor (GDM) merupakan faktor risiko untuk berbagai penyakit penuaan, termasuk penyakit kardiovaskular, Alzheimer, dan osteoporosis, yang semuanya itu dikaitkan dengan kematian diri.

Karenanya, peneliti dari University of California berhipotesis bahwa depresi dapat mendorong proses biologis tubuh yang mempercepat penuaan, lapor Live Science.

"Salah satu hal luar biasa tentang depresi adalah bahwa penderita memiliki tingkat penyakit terkait usia dan kematian dini yang tinggi. Bahkan, setelah memperhitungkan hal-hal seperti bunuh diri dan kebiasaan gaya hidup," kata penulis studi Owen Wolkowitz, profesor psikiatri di University of California, San Francisco (UCSF).

Peneliti menggunakan apa yang disebut jam epigenik yang mengukur perubahan kimiawi spesifik dalam DNA untuk memperkirakan usia biologis atau seluler seseorang.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi orang tua (Sumber: Shutterstock)

Seiring bertambahnya usia, atom tertentu dalam DNA mulai digantikan oleh gugus metil, prosesnya disebut metilasi. Perubahan kimiawi ini mengubah fungsi gen dalam sel.

Dengan melacak perubahan kimiawi ini, para ilmuwan juga dapat lebih memahami apakah suatu kondisi, seperti depresi, mungkin terkait dengan percepatan penuaan sel.

Peneliti mencari pola metilasi spesifik yang dikaitkan dengan kematian, ukuran yang dikenal sebagai GrimAge, pada 49 sampel darah penderita GDM yang tidak mengonsumsi obat.

Meski peserta tersebut tidak memiliki tanda fisik penuaan dini, mereka memiliki ukuran GrimAge yang lebih besar dibanding usia sesungguhnya. Jadi, depresi mempercepat penuaan sel rata-rata dua tahun.

baca juga

"Ini mengubah cara kita memahami depresi, dari penyakit mental atau psikiatris murni, lalu terbatas pada proses di otak, menjadi penyakit seluruh tubuh," peneliti Katerina Protsenko, mahasiswa kedokteran di UCSF.

Namun, keterbatasan jumlah sampel membuat studi perlu direplikasi dalam peserta yang lebih besar dan lebih beragam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Bule Afrika, Diduga Depresi Lalu Nekat Gantung Diri

Cerita Bule Afrika, Diduga Depresi Lalu Nekat Gantung Diri

Bali | Kamis, 08 April 2021 | 06:31 WIB

Diduga Depresi, WNA Asal Afrika Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bali

Diduga Depresi, WNA Asal Afrika Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bali

Bali | Kamis, 08 April 2021 | 00:05 WIB

Paling Banyak Diderita secara Global, Kenali Lebih Dekat Apa Itu Depresi

Paling Banyak Diderita secara Global, Kenali Lebih Dekat Apa Itu Depresi

Health | Rabu, 07 April 2021 | 12:48 WIB

Terkini

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 22:39 WIB

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 22:37 WIB

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Sumbar | Kamis, 17 September 2026 | 22:30 WIB

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 22:26 WIB

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:25 WIB

Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost

Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 22:24 WIB

×