Bukan Hanya Karena Komponen Vaksin, Ini Penyebab Lain KIPI

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 09 April 2021 | 14:33 WIB
Bukan Hanya Karena Komponen Vaksin, Ini Penyebab Lain KIPI
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga lanjut usia (lansia) yang berada di atas kendaraan saat vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru'di area parkir Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - KIPI atau kejadian ikutan pasca-imunisasi dianggap sebagai hal yang normal. KIPI sendiri bisa diartikan sebagai gejala efek samping vaksinasi yang umumnya berupa demam, mual, pusing, nyeri otot, kantuk, kemerahan hingga gatal.

Menurut Ketua Komnas PP KIPI Profesor Dr. Hinky Hindra Irawan, Sp. A(K), M vaksinasi akan memberi respon yang membentuk kekebalan tubuh. Selain itu, ia menjelaskan sensitivitas orang pada vaksinasi juga berbeda-beda.

"Seperti halnya jika memakan cabai. Ada yang makan sedikit saja sudah merasa pedas. Sebaliknya, bagi yang suka rasa pedas, jumlah banyak pun tetap bisa menikmati. Karena itu, semua vaksin memiliki KIPI dengan gejala rendah dan juga ringan, bahkan bisa hilang dalam satu-dua hari," ungkapnya lewat acara #TANYAIDI, Kamis (8/4/2021).

Ia juga menambahkan, efek samping setelah vaksin belum tentu disebabkan oleh komponen pada vaksin. Efek samping, kata dokter Hinky, bisa terjadi karena cacat produk maupun kekeliruan prosedur penyuntikkan.

“Misal, seharusnya suntik ke otot tapi justru ke jaringan lemak yang menyebabkan bengkak. Atau reaksi kecemasan akibat suasana imunisasi,” jelas dokter Hinky Hindra Irawan.

Menurutnya, gejala KIPI setelah vaksin bagi orang dewasa bisa berulang. Bahkan sebelum divaksin, beberapa orang bisa merasakan gejala seperti pucat, sesak, dan jantung berdebar.

"Itu terjadi pada 60 persen orang yang melaporkan ada gejala setelah vaksinasi," ungkapnya.

Ia mengatakan, setiap produk vaksin umumnya memiliki KIPI. Namun sejauh ini, gejala tersebut relatif hilang dalam satu atau dua hari.

Jika gejala berlanjut setelah vaksinasi, segera berobat ke dokter dan hubungi nomor telepon yang ada di kartu vaksin. "Kalau ada keluhan atau kelainan setelah divaksinasi, segera lapor ke nomor kontak yang ada di kartu vaksinnya," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TOK! Pemkot Tangerang Tetap Vaksinasi COVID-19 Selama Ramadan

TOK! Pemkot Tangerang Tetap Vaksinasi COVID-19 Selama Ramadan

Jakarta | Jum'at, 09 April 2021 | 13:52 WIB

Dinkes DIY Pastikan Tidak Ada Laporan KIPI Berat Selama Program Vaksinasi

Dinkes DIY Pastikan Tidak Ada Laporan KIPI Berat Selama Program Vaksinasi

Jogja | Jum'at, 09 April 2021 | 13:42 WIB

Efek Samping AstraZeneca, Waspadai 3 Tanda Sakit Kepala Ini!

Efek Samping AstraZeneca, Waspadai 3 Tanda Sakit Kepala Ini!

Health | Jum'at, 09 April 2021 | 12:29 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×