Prancis dan Kanada Larang Vaksin AstraZeneca untuk Usia di Bawah 55 Tahun

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 10 April 2021 | 13:14 WIB
Prancis dan Kanada Larang Vaksin AstraZeneca untuk Usia di Bawah 55 Tahun
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Kanada dan Prancis telah menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk virus corona Covid-19, karena berkaitan dengan pembekuan darah.

Prancis pun mengambil langkah untuk melarang orang di bawah usia 55 tahun mendapat suntikan vaksin AstraZeneca dosis kedua dan menggantinya dengan vaksin Covid-19 lain.

Sedangkan dilansir dari Express, Inggris memutuskan untuk mengambil tindakan dan mendesak semua orang yang berusia 18 hingga 29 tahun untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 alternatif lainnya, selain vaksin AstraZeneca.

Langkah ini diambil, setelah MHRA Inggris mengumumkan akan menambahkan pembekuan darah ke dalam daftar efek samping dari suntikan vaksin AstraZeneca.

Bahkan, Jerman juga memerintahkan warganya yang berusia di bawah 60 tahun dan sudah menerima suntikan vaksin AstraZeneca dosis pertama untuk menerima vaksin Covid-19 jenis lain pada suntikan kedua, yakni vaksin Pfizer atau Moderna.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)

Menurut Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran sendiri, vaksin Moderna dan Pfizer bisa menjadi pilihan terbaik untuk kelompok usia di bawah 55 tahun. Mereka pun akan menerapkan aturan suntik vaksin Covid-19 baru mulai hari ini.

Sementara, regulator obat Eropa mengatakan telah mulai meninjau laporan yang menghubungan vaksin AstraZeneca dengan kasus pembekuan darah. Bahkan badan tersebut juga memeriksa hubungan antara vaksin Johnson & Johnson dengan pembekuan darah.

Menurut MHRA, sudah ada 79 laporan kasus pembekuan darah disertai trombosit rendah di Inggris hingga 31 Maret 2021. Kasus ini terjadi pada orang yang baru saja suntik vaksin AstraZeneca pertama kali.

Berdasarkan 79 kasus tersebut, 51 di antaranya seorang wanita dan 28 orang pria, yang usianya 18 hingga 79 tahun. Sedangkan, 19 orang dinyatakan meninggal dunia dan berusia di bawah 30 tahun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Pfizer 100 Persen Bisa Ditoleransi Anak Remaja, Ini Buktinya!

Vaksin Pfizer 100 Persen Bisa Ditoleransi Anak Remaja, Ini Buktinya!

Health | Kamis, 08 April 2021 | 15:45 WIB

Vaksin AstraZeneca Diduga Picu Pembekuan Darah, 3 Orang Ini Harus Hati-hati

Vaksin AstraZeneca Diduga Picu Pembekuan Darah, 3 Orang Ini Harus Hati-hati

Health | Kamis, 08 April 2021 | 15:16 WIB

Divaksin AstraZeneca, 279 Warga Kenya Alami Efek Samping

Divaksin AstraZeneca, 279 Warga Kenya Alami Efek Samping

News | Kamis, 08 April 2021 | 14:33 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×