WHO: Ada Ketimpangan Vaksinasi antara Negara Miskin dan Kaya

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Minggu, 11 April 2021 | 14:51 WIB
WHO: Ada Ketimpangan Vaksinasi antara Negara Miskin dan Kaya
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (WHO)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa masih ada ketidaksetaraan vaksin di negara kaya dan miskin atau berkembang. Hal ini dinyatakan sendiri oleh direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Melansir dari Independent, Tedros menyoroti ketidaksetaraan di mana beberapa negara memiliki jutaan dosis cadangan vaksin, sementara negara lain tidak memiliki cukup untuk mengimunisasi petugas kesehatan dan warga mereka yang paling rentan.

"Rata-rata, di negara-negara berpenghasilan tinggi hampir satu dari empat orang telah menerima vaksin. Di negara berpenghasilan rendah, jumlahnya lebih dari satu di antara 500," ujar Tedros pada Jumat (9/4/2021).

"Masih ada ketidakseimbangan yang mengejutkan dalam distribusi vaksin global," imbuhnya.

Dia memperingatkan bahwa kelangkaan pasokan mendorong nasionalisme dan diplomasi vaksin. Ia menekankan peran penting Covax, aliansi vaksin global dalam membuat peluncuran vaksin lebih adil.

"Covax bekerja. Ini adalah mekanisme yang kuat yang dapat mendistribusikan vaksin lebih cepat dan lebih efisien daripada mekanisme lainnya," kata Tedros.

WHO saat ini sedang dalam pembicaraan dengan Institut Serum India tentang pembuatan lebih banyak dosis untuk fasilitas Covax yang berencana mendistribusikan 2 miliar vaksin pada akhir tahun.

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Dalam 42 hari pertama programnya, Covax telah memberikan lebih dari 38 juta dosis ke lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia.

Seth Berkley, kepala GAVI yang bekerja dengan WHO dalam Covax mengatakan lebih banyak vaksin bisa tersedia karena negara-negara memilih untuk memprioritaskan vaksin tertentu. Misalnya, beberapa negara lebih bersedia menggunakan Pfizer daripada AstraZeneca.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Orang Dewasa yang Divaksin, Anak-Anak Tetap Butuh Perlindungan

Meski Orang Dewasa yang Divaksin, Anak-Anak Tetap Butuh Perlindungan

Health | Minggu, 11 April 2021 | 14:27 WIB

Jangan Khawatir, Ahli Pastikan Vaksinasi Covid-19 Tak Batalkan Puasa

Jangan Khawatir, Ahli Pastikan Vaksinasi Covid-19 Tak Batalkan Puasa

Health | Minggu, 11 April 2021 | 14:30 WIB

Vaksinasi Covid 19 Palembang Tetap Dilanjutkan Selama Ramadan

Vaksinasi Covid 19 Palembang Tetap Dilanjutkan Selama Ramadan

Sumsel | Minggu, 11 April 2021 | 14:08 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×