alexametrics

Aburizal Bakrie Sudah Disuntik Vaksin Nusantara, Ini Tanggapan Kemenkes

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Aburizal Bakrie Sudah Disuntik Vaksin Nusantara, Ini Tanggapan Kemenkes
Sebagai Cover: Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Kamis (16/11).

Sebuah video berdurasi 9 detik beredar di media sosial menunjukkan lelaki yang akrab disapa Ical itu disuntik vaksin Nusantara besutan mantan Menkes Terawan Agus Putranto.

Suara.com - Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) disebut-sebut telah disuntik vaksin Covid-19 merek vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto minggu lalu.

Menanggapi ini, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin yang belum mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), maka tanggungjawab sepenuhnya menjadi tanggungjawab peneliti.

"Kalau masih uji klinis ini tanggung jawab para peneliti ya," ungkap Nadia saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (13/4/2021).

Nadia menduga penyuntikan vaksin Nusantara pada tokoh politik itu dilakukan untuk keperluan penelitian, di mana yang bertanggung jawab adalah kepala peneliti alias prinsipal investigator.

Baca Juga: Tanpa Restu BPOM, Anggota DPR Akan Disuntik Vaksin Nusantara di RSPAD Besok

"Kalau keperluan penelitian berarti masih dalam uji klinis ya, yang di bawah prisinpal investigator," paparnya.

Seperti diketahui dalam suatu penelitian atau pengembangan vaksin, biasanya dibentuk tim peneliti di mana jalannya arah penelitian ditentukan oleh kepala peneliti.

Kepala peneliti inilah yang menurut Nadia, akan bertugas melaporkan secara mendetail apa saja yang terjadi selama periode penelitian. Baik itu efek samping hingga Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang terjadi secara penelitian.

Laporan ini disampaikan kepada komisi etik di lembaga tempat peneliti bernaung, seperti Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK).

"Kalau laporan kepada komisi etik," pungkas Nadia.

Baca Juga: TOK! Puasa Pertama Besok, Anak di Bawah 10 Tahun Jangan Tarawih di Masjid

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 9 detik beredar di media sosial, yang menunjukkan lelaki yang akrab disapa Ical itu mengenakan kemeja berwarna biru, duduk di sofa putih sambil menunjukkan kantong plastik yang disebut berisi vaksin Nusantara.

Komentar