Alasan DPR Mau Divaksin Nusantara: Kayak Milih Rokok, Berhak Pilih Vaksin

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 13 April 2021 | 17:10 WIB
Alasan DPR Mau Divaksin Nusantara: Kayak Milih Rokok, Berhak Pilih Vaksin
Lab pembuatan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi [suara.com/Dafi Yusuf]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena dengan yakin menyatakan bahwa puluhan anggota DPR RI akan disuntik Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Rabu (14/4/2021) besok. Ini sebagai bukti untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Melki mengatakan sudah berkoordinasi dengan Penggagas Vaksin Nusantara yang juga Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk pelaksanaan vaksinasi besok.

"Iyalah (untuk bukti), biar BPOM jangan sampai terlalu banyak masuk angin, kepala BPOM ya, bukan BPOM-nya, kepala BPOM kita harus punya spirit merah putih juga, jangan cuma vaksin dari luar toleransinya tinggi, tapi dalam negeri malah susah," kata Melki saat dihubungi, Selasa (13/4/2021).

Dia meyakini Vaksin Nusantara aman digunakan dan siap untuk dilanjutkan menuju ke tahap uji klinis fase kedua yang oleh BPOM belum diberi izinnya.

Menurutnya setiap orang berhak memilih merek vaksin apa yang akan masuk ke tubuhnya.

"Ya sama kayak orang kenapa pilih Marlboro, Djarum Super, kan kayak gitu lho, kan masing-masing orang punya hak, tidak bisa dipaksakan, vaksin saja mereknya beda-beda kok, terserah kita mau vaksin yang mana," ucap Melki.

"Tapi yang pasti kita dukung vaksin dalam negeri, karena kita dukung pesan presiden jokowi, cintailah produk vaksin dalam negeri," sambungnya.

Melki menyebut banyak anggota DPR yang mau disuntik Vaksin Nusantara karena percaya dengan kiprah kedokteran Terawan Agus Putranto.

"Pak Terawan dan para peneliti reputasi mereka bagus-bagus, peneliti RS Kariadi bagus, dari Undip bagus, reputasi mereka itu reputasi orang yang memang bekerjanya benar," klaimnya.

baca juga

Sebelumnya, BPOM menegaskan bahwa Vaksin Nusantara belum memenuhi Cara Pengolahan Yang Baik (Good Manufacturing Practices/GMP), Praktik Laboratorium yang Baik (Good Laboratory Practice/GLP), dan konsepnya belum jelas; terapi atau vaksin.

Oleh sebab itu, BPOM meminta tim peneliti untuk menghentikan sementara proses pengembangan vaksin dan kembali ke fase pra-klinik dengan melengkapi prosedur saintifik yang baik dan benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Diizinkan BPOM, Anggota DPR Nekat Jajal Disuntik Vaksin Nusantara

Belum Diizinkan BPOM, Anggota DPR Nekat Jajal Disuntik Vaksin Nusantara

Sumbar | Selasa, 13 April 2021 | 15:33 WIB

Tanpa Restu BPOM, Anggota DPR Akan Disuntik Vaksin Nusantara di RSPAD Besok

Tanpa Restu BPOM, Anggota DPR Akan Disuntik Vaksin Nusantara di RSPAD Besok

News | Selasa, 13 April 2021 | 15:22 WIB

BPOM Eropa Akui Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah

BPOM Eropa Akui Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah

News | Senin, 12 April 2021 | 22:43 WIB

Ketua BEM UI Minta Setop Politisasi Vaksin Nusantara

Ketua BEM UI Minta Setop Politisasi Vaksin Nusantara

Health | Senin, 12 April 2021 | 13:48 WIB

Terkini

Diskon Wingstop 40% Bersama BRI, Berlaku Hingga Akahir Tahun

Diskon Wingstop 40% Bersama BRI, Berlaku Hingga Akahir Tahun

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:59 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Tak Merasa Salah! Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf, Anggota DPD: Pecat!

Tak Merasa Salah! Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf, Anggota DPD: Pecat!

Video | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:15 WIB

×