Merokok Bisa Tingkatkan Risiko Kejadian Saraf Kejepit, Ini Sebabnya!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 15 April 2021 | 15:14 WIB
Merokok Bisa Tingkatkan Risiko Kejadian Saraf Kejepit, Ini Sebabnya!
Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]

Suara.com - Tidak hanya duduk diam lama di depan komputer yang bisa menyebabkan saraf kejepit atau dalam istilah medis disebut dengan HNP (Hernia Nucleus Pulposus), ternyata kebiasaan merokok juga berdampak serupa.

Hal ini diungkap Dokter Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatologi, dr. Harmantya Mahadhipta, Sp.OT (K) Spine yang mengatakan merokok bisa merusak bantalan sendi.

"Merokok sangat berperan terhadap kerusakan bantalan sendi, karena rokok mengandung nikotin dan karbonmonoksida, keduanya berkumpul di jaringan bantalan sendi," ujar dr. Harmantya dalam keterangan tertulisnya yang diterima suara.com, Rabu (15/4/2021).

Perlu diketahui bantalan sendi tidak memiliki pembuluh darah, dan bergantung besar pada nutrisi yang masuk. Jika terhalang nikotin akibat aktivitas merokok, maka sendi tidak akan mendapat asupan gizi, karena tidak bisa masuk.

Ilustrasi merokok. (Shutterstck)

Akibat masalah di persendian yang lemah karena kekurangan nutrisi inilah, akhirnya memicu peradangan atau arthritis, hasilnya nyeri, mati rasa, kesemutan di jari tangan dan kaki, hingga persendian lainnya mengalami saraf kejepit.

Perlu diketahui saraf terjepit adalah kondisi dimana terjadi penekanan pada saraf. Saraf kejepit bisa terjadi di area pinggang (Lumbal) dan leher (Cervical).

  1. Orang bisa dikatakan mengalami saraf kejepit apabila mengalami salah satu dari tiga gejala berikut:
  2. Komponen sensorik (rasa), misalnya kesemutan, baal yang terasa di tangan atau kaki.
  3.  Komponen motorik (gerakan), misalnya jika sudah mendapati kelemahan anggota gerak.
  4. Komponen otonom, misalnya gangguan buang air kecil, dan buang air besar.

"Beragam faktor menjadi penyebab terjadinya saraf kejepit. Faktor genetik dan usia memang tidak bisa dihindari dalam kasus ini. Contohnya saja pada usia produktif yaitu usai 25 hingga 40 tahun, dimana banyak sekali keluhan di daerah pinggang," pungkas dokter yang juga Konsultan Tulang Pungging Eka Hospital BSD itu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saraf Kejepit: Penyebab, Jenis Serta Saran Dokter Bagi Pengidapnya

Saraf Kejepit: Penyebab, Jenis Serta Saran Dokter Bagi Pengidapnya

Health | Kamis, 15 April 2021 | 13:15 WIB

Studi: Merokok Ganja Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Studi: Merokok Ganja Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Health | Kamis, 15 April 2021 | 04:39 WIB

Ngeri! Pakai Masakan Ekstrem, Istri Ini Sindir Suami yang Doyan Merokok

Ngeri! Pakai Masakan Ekstrem, Istri Ini Sindir Suami yang Doyan Merokok

Kalbar | Rabu, 14 April 2021 | 04:00 WIB

Terkini

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB