Studi: Masalah Keuangan di Paruh Baya Berefek pada Kesehatan Fisik Masa Tua

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Minggu, 18 April 2021 | 11:22 WIB
Studi: Masalah Keuangan di Paruh Baya Berefek pada Kesehatan Fisik Masa Tua
Ilustrasi masalah keuangan, terbelit utang. (Shutterstock)

Suara.com - Masalah keuangan keluarga di usia paruh baya dikaitkan dengan berkurangnya rasa kendali yang terkait dengan peningkatan rasa sakit fisik di tahun-tahun berikutnya. Hal ini dinyatakan oleh studi baru baru disusun oleh para ilmuwan Universitas Georgia.

Melansir dari Healthshots, tekanan finansial dapat berdampak langsung pada kesejahteraan mental dan menyebabkan rasa sakit fisik hampir 30 tahun kemudian. Penelitian ini telah diterbitkan pada jurnal Stress and Health.

“Nyeri fisik dianggap penyakit sendiri dengan tiga komponen utama: biologis, psikologis dan sosial,” kata Kandauda A.S. Wickrama, penulis pertama dan profesor di Sekolah Tinggi Ilmu Keluarga dan Konsumen.

"Pada orang dewasa yang lebih tua, ini terjadi bersamaan dengan masalah kesehatan lain seperti fungsi fisik yang terbatas, kesepian, dan penyakit kardiovaskular," imbuhnya.

Kebanyakan penelitian tentan nyeri bersifat neurologis, tetapi penting juga untuk menghubungkannya dengan pengalaman keluarga yang terlalu menegangkan seperti masalah keuangan.

"Dr Wickrama dan saya sama-sama tertarik pada konteks di sekitar keluarga dan bagaimana konteks tersebut memengaruhi kesehatan relasional, fisik, dan mental individu dalam keluarga," kata penulis utama Catherine Walker O'Neal, seorang ilmuwan penelitian asosiasi di College of Ilmu Keluarga dan Konsumen.

“Keuangan adalah komponen penting dari pekerjaan kami karena ini merupakan stresor kontekstual yang relevan yang dihadapi keluarga,” imbuhnya.

Ilustrasi masalah keuangan di Pemkot Bekasi. (Shutterstock)
Ilustrasi masalah keuangan di Pemkot Bekasi. (Shutterstock)

Para penulis menggunakan data dari Iowa Youth and Family Project, sebuah studi longitudinal yang menyediakan 27 tahun data tentang keluarga pedesaan dari sekelompok delapan kabupaten di Iowa. Data dikumpulkan secara real-time dari suami dan istri di 500 keluarga yang mengalami masalah keuangan terkait dengan krisis pertanian akhir 1980-an.

Sebagian besar individu sekarang berusia di atas 65 tahun dan pasangan tersebut bertahan dalam pernikahan bahkan sampai 45 tahun.

baca juga

Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara kesulitan keuangan keluarga di awal 1990-an dan rasa sakit fisik hampir tiga dekade kemudian. Temuan tambahan dari penelitian mereka menunjukkan bahwa kemungkinan besar tekanan finansial memengaruhi rasa sakit fisik, meskipun rasa sakit fisik pada gilirannya dapat memengaruhi tekanan finansial melalui biaya perawatan kesehatan tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Like di Media Sosial Bisa Pengaruhi Kenangan, Simak Studi Berikut

Jumlah Like di Media Sosial Bisa Pengaruhi Kenangan, Simak Studi Berikut

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 15:30 WIB

3 Jenis Masalah Keuangan yang Biasa Dihadapi, Plus Cara Mengatasinya

3 Jenis Masalah Keuangan yang Biasa Dihadapi, Plus Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 15 April 2021 | 08:43 WIB

Cara Merawat Kesehatan Mental Meski di Rumah Aja dengan 5 Cara Ini!

Cara Merawat Kesehatan Mental Meski di Rumah Aja dengan 5 Cara Ini!

Bogor | Rabu, 14 April 2021 | 14:16 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×