Studi Sebut Masa Kehamilan Tingkatkan Risiko Batu Ginjal

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 18 April 2021 | 12:00 WIB
Studi Sebut Masa Kehamilan Tingkatkan Risiko Batu Ginjal
Ilustrasi ibu hamil

Suara.com - Batu ginjal bisa terjadi pada siapa saja. Tetapi sebuah studi baru menegaskan bahwa hamil dapat meningkatkan risiko penyakit tersebut.

Melansir dari Medicinenet, tim Mayo Clinic meninjau rekam medis dari hampir 3.000 perempuan dari tahun 1984 hingga 2012. Sebanyak 945 orang memiliki gejala batu ginjal pertama kali penelitian dan kelompok kontrol yang terdiri dari 1.890 wanita dengan usia yang sama.

Para peneliti menyimpulkan bahwa kehamilan meningkatkan risiko batu ginjal bergejala. Risikonya paling tinggi menjelang persalinan dan kemudian menurun satu tahun setelah persalinan. Namun, terkadang  risiko meningkat pada lebih dari satu tahun setelah melahirkan. Penelitian ini telah diterbitkan pada 15 April di American Journal of Kidney Diseases.

Batu ginjal bergejala adalah alasan non-obstetrik yang paling umum untuk masuk rumah sakit di antara wanita hamil. Mereka terjadi pada satu dari setiap 250 hingga 1.500 kehamilan, paling sering selama trimester kedua dan ketiga.

"Kami menduga risiko kejadian batu ginjal akan tinggi selama kehamilan, tetapi kami terkejut bahwa risikonya tetap tinggi hingga satu tahun setelah melahirkan," kata nephrologist dan penulis studi senior Dr. Andrew Rule.

"Juga masih ada sedikit peningkatan risiko kejadian batu ginjal lebih dari satu tahun setelah melahirkan," tambahnya.

Ilustrasi ibu hamil (Unsplash)
Ilustrasi ibu hamil (Unsplash)

Menurut ahli nefrologi dan penulis studi terkait Dr. Charat Thongprayoon, selama kehamilan, batu ginjal dapat menyebabkan komplikasi serius.

"Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling prenatal mengenai batu ginjal mungkin diperlukan, terutama untuk wanita dengan faktor risiko lain untuk batu ginjal seperti obesitas," ujar Thongprayoon.

Untuk menghindari batu ginjal, Anda direkomendasikan untuk konsumsi asupan cairan yang tinggi dan pola makan rendah garam. Pakar Mayo Clinic juga merekomendasikan agar ibu hamil mendapatkan setidaknya 1.000 miligram kalsium sehari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa saat Hamil Seperti Nagita Slavina? Ini Makanan yang Dibutuhkan!

Puasa saat Hamil Seperti Nagita Slavina? Ini Makanan yang Dibutuhkan!

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 15:37 WIB

Nagita Slavina Mengandung Anak Kedua, Ini Tips Aman Berpuasa bagi Ibu Hamil

Nagita Slavina Mengandung Anak Kedua, Ini Tips Aman Berpuasa bagi Ibu Hamil

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 14:43 WIB

Eka Hospital Gunakan Metode Tanos untuk Lawan Batu Ginjal

Eka Hospital Gunakan Metode Tanos untuk Lawan Batu Ginjal

Press Release | Jum'at, 16 April 2021 | 09:08 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB