Awas! Tekanan Finansial Bisa Bikin Sakit Fisik Dan Mental

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 18 April 2021 | 12:25 WIB
Awas! Tekanan Finansial Bisa Bikin Sakit Fisik Dan Mental
Ilustrasi masalah finansial. (Pixabay/Andrew Khoroshavin)

Suara.com - Urusan finansial merupakan hal yang penting dalam hidup. Tetapi beban finansial juga bisa berakhir tekanan.

Hal ini diungkap oleh penelitian para ilmuwan Universitas Georgia. Mereka mengatkaan bahwa tekanan finansial terjadi pada orang di usia paruh baya, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko sakit fisik di tahun berikutnya.

Senada dengan itu, menurut profesor sekaligus penulis studi utama Kandauda A.S. Wickrama, tekanan finansial dapat menyebabkan sakit fisik berupa biologis, psikologis, dan juga sosial.

“Nyeri fisik dianggap sebagai penyakit, seperti biologis, psikologis, dan juga sosial. Pada orang dewasa yang lebih tua juga terjadi dengan masalah kesehatan lain, seperti keterbatasan fisik, rasa kesepian, dan penyakit kardiovaskular,” ungkapnya dilansir dari Healthshots.

Ilustrasi dompet kosong
Ilustrasi masalah finansial. (Shutterstock)

Meski penelitian ini bersifat neurologis, penting untuk diketahui bahwa risiko penyakit ini terjadi pada keluarga, yang diakibatkan karena beban finansial.

“Dalam konteks keluarga, hal ini memengaruhi kesehatan fisik, mental keluarga, dan juga relasi,” ungkap ilmuwan penelitian di College of Family and Consumer Sciences, Catherine Walker O’Neal.

Ia melanjutkan, keuangan merupakan komponen penting, karena itu masalah ini cukup relevan yang terjadi pada keluarga.

Untuk mengetahui tekanan finansial, para peneliti menggunakan data dari Iowa Youth and Family Project, studi longitudinal ini menyorot data keluarga pedesaan dari delapan kabupaten utara dan tengah Iowa.

Dari data 500 keluarga, terutama suami dan istri, mengalami masalah keuangan di tengah krisis pertanian di tahun 1980-an akhir. Selain itu, sebagian orang dalam data tersebut berusia di atas 65 tahun yang memilih bertahan dalam pernikahan. Dibanding dengan orang yang berusia 45 tahun.

baca juga

Selain itu, data tambahan juga dikaitkan dengan kesulitan finansial keluarga yang terjadi di awal tahun 1990, yang juga mengalami sakit fisik selama hampir tiga dekade.

Hasilnya menunjukkan, kemungkinan besar tekanan finansial memengaruhi risiko sakit fisik, yang pada akhirnya memengaruhi biaya perawatan kesehatan.

Kandauda A.S. Wickrama mengatakan, sakit fisik merupakan penyakit fenomena bipsikososial.
Hal ini adanya temuan bahwa rasa stres menjadi sumber utama penyakit psikologis, yang terjadi pada beban finansial keluarga.

Sumber utama tersebut terjadi pada bagian otak yang sensitif hingga terjadinya proses patologis, fisiologis, dan neurologis. Kondisi ini memengaruhi penyakit fisik, salah satunya kardiovaskular.

“Di tahun-tahun terakhir, banyak dari mereka yang mengeluh kehilangan ingatan, tubuh sakit, dan kurangnya hubungan sosial. Hampir dua pertiga orang dewasa mengeluhkan penyakit jenis sakit tubuh ini, ditambah mengeluh karena kesepian. Presentasi ini naik, ditambah biaya kesehatan yang juga menaik. Ini merupakan masalah kesehatan masyarakat,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Masalah Keuangan di Paruh Baya Berefek pada Kesehatan Fisik Masa Tua

Studi: Masalah Keuangan di Paruh Baya Berefek pada Kesehatan Fisik Masa Tua

Health | Minggu, 18 April 2021 | 11:22 WIB

Jumlah Like di Media Sosial Bisa Pengaruhi Kenangan, Simak Studi Berikut

Jumlah Like di Media Sosial Bisa Pengaruhi Kenangan, Simak Studi Berikut

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 15:30 WIB

Cara Merawat Kesehatan Mental Meski di Rumah Aja dengan 5 Cara Ini!

Cara Merawat Kesehatan Mental Meski di Rumah Aja dengan 5 Cara Ini!

Bogor | Rabu, 14 April 2021 | 14:16 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×