Menkes Budi: Vaksinasi Covid-19 Sudah Tembus 16 Juta Dosis

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 18 April 2021 | 17:48 WIB
Menkes Budi: Vaksinasi Covid-19 Sudah Tembus 16 Juta Dosis
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, dengan target 1 juta penyuntikkan per hari pada Juli 2021.

Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan hingga pertengahan April 2021, vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 16 juta dosis suntikan.

"Dua minggu yang lalu Indonesia telah mencapai 10 juta dosis suntikan. Namun hingga kemarin (jangka waktu 2 minggu) vaksinasi telah mencapai 16 juta dosis suntikan," ujar Menkes Budi dalam webinar bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Minggu, (18/4/2021).

Melihat hasil ini, Menkes Budi mengaku merasa bangga, lantaran hal ini menunjukkan Indonesia termasuk negara dengan tingkat vaksinasi tercepat dan terbanyak, di antara semua negara yang belum mampu memproduksi vaksinnya sendiri.

Petugas kesehatan memeriksa kondisi kesehatan warga lanjut usia (lansia) sebelum mendapatkan vaksin COVID-19 di Puskesmas Kelurahan Petojo, Jakarta, Rabu (14/4/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas kesehatan memeriksa kondisi kesehatan warga lanjut usia (lansia) sebelum mendapatkan vaksin COVID-19 di Puskesmas Kelurahan Petojo, Jakarta, Rabu (14/4/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Pembelian vaksin ini memang menjadi rebutan di negara negara yang tidak memproduksinya dikarenakan lonjakan kasus di India," terang Menkes Budi.

Mengingat kini Indonesia mengandalkan India, China, dan Rusia untuk mengimpor vaksin Covid-19. Namun sayangnya India sedang memprioritaskan untuk warganya karena lonjakan kasus Covid-19 yang mencapai 1 juta infeksi baru dalam waktu seminggu.

Sedangkan vaksin Covid-19 Sinovac asal China, menjadi andalan vaksinasi di Indonesia, apalagi proses pengirimannya terbilang lancar. Seperti hari ini Indonesia kembali menerima 6 juta dosis vaksin Sinovac.

"Kementerian Kesehatan diamanahkan untuk melakukan vaksinasi 100 persen, dari total populasi 18 tahun keatas yaitu total 181,5 juta rakyat Indonesia yang berusia diatas 18 tahun," pungkas Menkes Budi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Kanada Catat Kasus Pembekuan Darah Usai Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Lagi, Kanada Catat Kasus Pembekuan Darah Usai Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Health | Minggu, 18 April 2021 | 15:30 WIB

Lelaki Ini Tak Sengaja Dapat Dua Jenis Vaksin Covid-19 Berbeda, Efeknya?

Lelaki Ini Tak Sengaja Dapat Dua Jenis Vaksin Covid-19 Berbeda, Efeknya?

Health | Minggu, 18 April 2021 | 14:03 WIB

Pemerintah dan Pengusaha Yakin Vaksinasi Bikin Ekonomi Bangkit

Pemerintah dan Pengusaha Yakin Vaksinasi Bikin Ekonomi Bangkit

Bisnis | Minggu, 18 April 2021 | 12:57 WIB

Terkini

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:47 WIB

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:43 WIB

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:42 WIB

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:40 WIB

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB

×