Varian Baru Virus Corona Lebih Ganas, Brasil Minta Wanita Tunda Kehamilan!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 19 April 2021 | 10:27 WIB
Varian Baru Virus Corona Lebih Ganas, Brasil Minta Wanita Tunda Kehamilan!
Ibu Hamil (Envato)

Suara.com - Di tengah munculnya banyak varian baru virus corona Covid-19, Brasil telah memperingatkan wanita untuk menunda kehamilan sampai pandemi ini berlalu. Karena, varian virus corona di Brasil lebih agresif pada ibu hamil.

"Jika memungkinkan, para wanita harus menunda kehamilan untuk sementara waktu sehingga mereka bisa memiliki momen kehamilan yang lebih damai," kata Sekretaris Perawatan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Brasil, Raphael Camara dikutip dari CNN.

Tapi, Raphael menegaskan bahwa imbauan untuk menunda kehamilan ini bukan untuk wanita usia 42-43 tahun, tetapi wanita muda yang masih produktif melakukan hubungan seks.

Menurut Universitas Johns Hopkins, Brasil berada di urutan kedua setelah Amerika Serikat dalam tingkat kematian akibat virus corona Covid-19, dengan jumlah kematian 368.749 dari 13,8 juta kasus infeksi.

Saat ini, dunia memang sedang menghadapi lonjakan kasus infeksi dan kematian akibat virus corona Covid-19 bersamaan dengan munculnya berbagai macam varian baru virus corona. Sedangkaan, cukup banyak orang Brasil yang mengabaikan tindakan pencegahan jarak sosial.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Karena itu, tim ahli kesehatan masyarakat memperingatkan bahwa Brasil bisa menghadapi masa yang lebih buruk bila lamban memperhatikan pentingnya tindakan pencegahan.

Para peneliti berpendapat bahwa tanggapan yang cepat dan adil dari pemerintah federal bisa membantu menahan wabah dan melindungi orang yang rentan terhadap virus corona.

Sayangnya, kelalaian para pemimpin telah membuat kota Manaus mengalami lonjakan kasus virus corona parah yang membuat sistem rumah sakit runtuh. Rumah sakit di wilayah itu mengalami kekurangan oksigen karena banyaknya pasien virus corona.

"Tanpa tindakan segera, kondisi ini bisa saja terjadi di tempat lain di Brasil," jelas tim kesehatan.

Tim kesehatan menyarankan pemerintah Brasil segera bertindak dengan melakukan surveilans epidemiologi dan genomik serta meningkatkan vaksinasi. Sebab, penyebaran varian baru virus corona bisa menyebabkan lebih banyak nyawa menghilang.

Camara mengatakan baru-baru ini bidang kementerian kesehatan telah melakukan studi tentang hubungan antara masalah kehamilan dengan varian baru virus corona. Sampai akhirnya, mereka meminta para wanita menunda kehamilan.

"Kami tidak memiliki studi nasional atau internasional, tetapi secara klinis para ahli menunjukkan bahwa varian baru virus corona ini memiliki tindakan yang lebih agresif pada ibu hamil," jelasnya.

Sebelumnya, virus corona Covid-19 dikaitkan dengan risiko parah pada ibu hamil. Tapi sekarang, mereka melihat evolusi virus corona yang lebih serius pada trimester kedua dan trimester pertama kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamil Anak Kedua, Nagita Slafina Nangis Bombay

Hamil Anak Kedua, Nagita Slafina Nangis Bombay

Banten | Sabtu, 17 April 2021 | 08:05 WIB

Update 16 April: Warga Indonesia Positif Covid-19 Capai 1.594.722 Orang

Update 16 April: Warga Indonesia Positif Covid-19 Capai 1.594.722 Orang

News | Jum'at, 16 April 2021 | 16:56 WIB

Ingin Menunda Momongan? Ini 4 Cara Mencegah Kehamilan Setelah Bercinta

Ingin Menunda Momongan? Ini 4 Cara Mencegah Kehamilan Setelah Bercinta

Lifestyle | Jum'at, 16 April 2021 | 22:10 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB