Menkes Budi Serahkan Santunan Kematian Nakes yang Gugur Akibat Covid-19

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 19 April 2021 | 15:32 WIB
Menkes Budi Serahkan Santunan Kematian Nakes yang Gugur Akibat Covid-19
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyerahkan santunan kematian secara langsung kepada 11 keluarga tenaga kesehatan DKI Jakarta yang meninggal dunia selama pandemi Covid-19.

Penyerahan santunan ini merupakan bentuk simbolis dari bantuan kepada keluarga 63 nakes yang meninggal dunia selama pandemi Covid 2021.

Menkes Budi menyampaikan, selama tahun 2020, Kemenkes telah memberikan santunan kematian kepada 196 ahli waris nakes yang meninggal dunia.

"Sedangkan untuk tahun anggaran 2021 ini, kami serahkan kepada para ahli waris sebanyak 63 orang. Khususnya hari ini secara langsung akan kita sampaikan pada 11 orang ahli waris dari tenaga kesehatan yang telah berjuang dan gugur menangani Covid-19 di provinsi DKI," jelas Budi dalam sambutannya secara virtual, Senin (19/4/2021).

Dari sebelas nakes yang disebutkan Menkes Budi, satu di antaranya seorang dokter yakni dokter spesialis anestesiologi di Rumah Sakit Qadr, Tangerang, yaitu mendiang dr. Kusuma Harimin, Sp.AN.

Menkes Budi mengatakan, santunan kematian tersebut merupakan bentuk terima kasih pemerintah kepada keluarga yang ditinggalkan. 

"Saya merasa yang terbaik bisa kita lakukan adalah meneruskan pengabdian para almarhum. Bisa meneruskan cita-cita dan semangat para almarhum dengan bekerja keras, terus hati-hati menjalankan protokol kesehatan untuk mengalahkan pandemi ini," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kirana Pritasari menyampaikan pemberian santunan kematian dilakukan berdasarkan usulan yang disampaikan melalui organisasi profesi, fasilitas layanan kesehatan, institusi kesehatan, masyarakat, maupun melalui media sosial. 

Selanjutnya, setiap santunan kematian nakes akan diurus berdasarkan provinsi. Kirana menyampaikan, dalam data Kemenkes, provinsi yang paling banyak melaporkan kematian nakes akibat Covid-19 adalah Jawa Timur.

"Terhitung 18 April 2021, usulan santunan yang masuk melalui aplkikasi sebanyak 129 usulan. Terdiri dari tenaga kesehatan yang gugur tahun 2021 sebanyak 72 orang dan yang gugur di 2020 sebanyak 57 orang."

"Provinsi yang paling banyak melaporkan tenaga kesehatan meninggal akibat covid-19 adalah Jawa timur 37 orang, Jawa Tengah 34 orang, dan provinsi DKI sebanyak 20 orang," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insentif Nakes Covid-19 Telat, Ridwan Kamil Turun Tangan

Insentif Nakes Covid-19 Telat, Ridwan Kamil Turun Tangan

Jabar | Senin, 19 April 2021 | 14:33 WIB

Mulut Pakai Ventilator, Ibu-ibu Pasien Covid Nyaris 2 Kali Diperkosa Nakes

Mulut Pakai Ventilator, Ibu-ibu Pasien Covid Nyaris 2 Kali Diperkosa Nakes

Jakarta | Senin, 19 April 2021 | 13:16 WIB

Menkes Budi Buka Suara Terkait Vaksin Nusantara dan Berita Hits Lainnya

Menkes Budi Buka Suara Terkait Vaksin Nusantara dan Berita Hits Lainnya

Health | Senin, 19 April 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB