Array

Makin Gawat! Kasus Covid-19 di India Nyaris Tembus 300 RIbu Sehari

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 21 April 2021 | 13:05 WIB
Makin Gawat! Kasus Covid-19 di India Nyaris Tembus 300 RIbu Sehari
Ribuan orang di India memilih pulang kampung di tengah pandemi virus corona. [AFP]

Suara.com - India melaporkan lebih dari 295.000 kasus Covid-19 baru pada hari Rabu, 21/4/2021. Sementaram jumlah kematian hariannya naik lebih dari 2.000 untuk pertama kalinya sejak pandemi dimulai.

Dalam pidatonya pada Selasa malam, perdana menteri Narendra Modi meminta negara bagian untuk memberlakukan pembatasan kuncian hanya sebagai "upaya terakhir".

Ia mengatakan bahwa upaya sedang dilakukan untuk memulai kembali rumah sakit darurat Covid khusus yang dioperasikan oleh otoritas federal.

Namun ada reaksi keras dari pihak-pihak yang bertanya apakah pemerintah telah berbuat cukup banyak di negara yang telah menjadi episentrum global baru untuk pandemi.

Virus Corona di India. [Narinder Nanu/AFP]
Virus Corona di India. [Narinder Nanu/AFP]

Rumah sakit di banyak negara bagian sekarang dibanjiri pasien. Sementara itu, rumah sakit dengan fasilitas utama Delhi - yang terbaik di negara ini - memperingatkan kekurangan oksigen dalam beberapa jam mendatang dan mengatakan "orang akan mati" sebagai hasilnya.

Penghitungan India untuk kasus di seluruh pandemi sekarang mencapai lebih dari 15,6 juta, kedua setelah AS, dengan total kematian mencapai 182.553.

Menurut Wakil Menteri Utama Manish Sisodia, mayoritas rumah sakit di Delhi hanya memiliki oksigen dalam beberapa jam.

Pengadilan Tinggi Dlehi diberi tahu tentang situasi yang mengerikan tersebut ketika sedang mendengarkan litigasi kepentingan publik tentang kesiapan kota untuk menangani ancaman Covid yang meningkat.

Mengambil contoh dari seorang pengacara senior, yang anggota keluarganya dirawat di unit perawatan intensif rumah sakit Gangaram kota, hakim Vipin Sanghi dan Rekha Palli menarik Pusat dan pemerintah Delhi karena kekurangan pasokan oksigen.

Baca Juga: Pemkot Depok Perbolehkan Pelayanan Kesehatan Gigi Untuk Kembali Buka

Pengadilan tinggi, untuk saat ini, mengarahkan Pusat untuk melarang pasokan oksigen ke "industri yang tidak penting" dengan segera.

"Industri yang menggunakan oksigen dapat mengurangi produksinya sehingga oksigen dapat dialihkan ke penggunaan medis," kata mereka.

Pernyataan itu juga menambahkan bahwa "Kepentingan ekonomi tidak dapat menggantikan kehidupan manusia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI