Puluhan Pasien Covid-19 di India Meninggal akibat Kebocoran Tangki Oksigen

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 22 April 2021 | 17:22 WIB
Puluhan Pasien Covid-19 di India Meninggal akibat Kebocoran Tangki Oksigen
Ilustrasi pasien yang menggunakan ventilator [Shutterstock].

Suara.com - Sebanyak 24 pasien Covid-19 di India meninggal dunia akibat satu tangki oksigen bocor di sebuah rumah sakit. Bocornya tangki selama 30 menit ini membuat pasokan oksigen mereka terputus.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (21/4/2021) di Rumah Sakit Zakir Hussain di kota Nashik, Maharashtra barat.

"Sesuai informasi saat ini, 24 orang telah meninggal karena pasokan oksigen yang terputus di rumah sakit kota Zakir Hussain," kata pejabat lokal Suraj Mandhare, dilansir NDTV.

Semua korban menggunakan ventilator dan membutuhkan suplai oksigen yang konstan.

Video rekaman menunjukkan kebocoran gas dari tangki di luar rumah sakit dan asap putih tebal langsung menutupi area itu secara cepat.

Kebocoran oksigen (Twitter/ANI)
Kebocoran oksigen (Twitter/ANI)

Pasien dan anggota keluarga di rumah sakit langsung panik saat suplai oksigen terhenti. Dalam rekaman terlihat anggota keluarga berusaha membantu pasien saat mereka terengah-engah.

Pihak rumah sakit langsung menghubungi tim pemadam kebakaran yang dengan cepat menghentikan kebocoran. Mereka menggunakan air untuk mengendalikannya.

Sebanyak 31 dari 80 pasien yang membutuhkan oksigen telah dipindahkan ke rumah sakit lain.

Menteri Kesehatan Maharashtra Rajesh Tope berjanji pemerintah akan menyelidiki masalah ini dan melakukan penyelidikan menyeluruh.

"Kami akan mengeluarkan pernyataan, nanti setelah penyelidikan selesai," ujar Menteri Kesehatan Maharashtra Rajesh Tope.

Seorang pejabat kantor Kepala Menteri Uddhav Thackeray mengatakan keluarga korban akan diberi kompensasi masing-masing sebesar 5 lakh (Rp97 juta).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hilang, Cadangan Oksigen Kapal Selam Nanggala-402 Tersedia hingga 72 Jam

Hilang, Cadangan Oksigen Kapal Selam Nanggala-402 Tersedia hingga 72 Jam

News | Kamis, 22 April 2021 | 15:48 WIB

Oksigen Kian Tipis, Ini Kata Pakar Terkait Peluang Pencarian KRI Nanggala

Oksigen Kian Tipis, Ini Kata Pakar Terkait Peluang Pencarian KRI Nanggala

Batam | Kamis, 22 April 2021 | 13:35 WIB

Kapal Selam Nanggala-402 Disebut Punya Cadangan Oksigen Bagi 53 Awak

Kapal Selam Nanggala-402 Disebut Punya Cadangan Oksigen Bagi 53 Awak

News | Kamis, 22 April 2021 | 08:55 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB