Sakit Migrain & Nyeri Leher, Ternyata Pria Ini Punya Tumor Otak

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 25 April 2021 | 15:27 WIB
Sakit Migrain & Nyeri Leher, Ternyata Pria Ini Punya Tumor Otak
Ilustrasi sakit kepala (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria bernama Verner Dixon (39) menceritakan awal mula ia bisa didiagnosis dengan kanker otak, yang gejalanya mulai ia rasakan sejak tahun lalu.

Pada awal 2020, Dixon mulai mengalami migrain untuk yang pertama kalinya. Saat itu ia berpikir sakit kepala yang dialaminya berasal dari stres pekerjaan.

"Saya mengaitkannya dengan stres. Saya punya anak sekarang, memiliki karier, dan saya lebih sering di depan komputer dan menelepon," kata ayah tiga anak ini, dikutip Today, Minggu (25/4/2021).

Selain migrain, Dixon juga mulai merasakan sakit leher. Kondisinya ini berulang.

Ia pun mencoba mencari bantuan dengan melakukan pengobatan alternatif kiropraksi (chiropractic), metode terapi yang berfokus pada pengkoreksian tulang belakang, otot, dan persendian. Tetapi masalahnya tidak teratasi, bahkan kembali Dixon rasakan.

Dixon dan ketiga buah hatinya (Instagram/Mishlove)
Dixon dan ketiga buah hatinya (Instagram/Mishlove)

"Aku merasionalisasi situasi secara masuk akal karena aku sangat sehat, Nah, kalau leher saya sakit, mungkin ada saraf terjepit," lanjutnya.

Seiring waktu, Dixon mengalami gejala lain, yakni berkurangnya indera pendengaran. Kemudian, pada satu titik istrinya menduga sakit kepala dan leher yang dialami suaminya saling berkaitan.

Hingga pada awal Maret kemarin, Michelle (istri Dixon) memerhatikan lipoma di leher suaminya itu membesar. Hingga akhirnya Dixon terpaksa harus operasi untuk mengangkat benjolan tersebut.

Sebelum operasi, Dixon diharuskan melakukan CT scan agar dokter dapat melihat lokasi dan seberapa dalam limpoma yang harus ia angkat.

baca juga

Saat Dixon menerima surel dari dokter, ia memerhatikan ada massa sebesar 3,2 cm di kepalanya, selain bukti bahwa limpomanya membengkak.

"Email tersebut menunjukkan ya itu lipoma, tapi kami juga menemukan bukti adanya massa 3,2 sentimeter, kemungkinan itu schwannoma vestibular," kata Dixon.

Saat itulah ia dan Michelle menyadari Dixon juga memiliki tumor yang mengarah dari telinga bagian dalam ke otak.

"Saya tidak bisa melihatnya tanpa menangis, karena saya berpikir, 'saya akan menjadi ibu tunggal dari tiga anak balita'," ujar Michelle.

Dixon dan ketiga buah hatinya (Instagram/Mishlove)
Dixon dan ketiga buah hatinya (Instagram/Mishlove)

Schwannoma vestibular, sering disebut sebagai neuroma akustik, adalah tumor jinak yang berkembang di saraf koklea dan vestibular, yang mengontrol pendengaran dan keseimbangan.

Menurut National Institute on Deafness and Other Communication Disorders, sekitar 1 dari 100.000 orang mengembangkan schwannoma vestibular per tahun dan kebanyakan orang mengalami gejala antara usia 30 dan 60 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Migrain sebelum Paruh Baya Tingkatkan Risiko Hipertensi Pascamenopause

Migrain sebelum Paruh Baya Tingkatkan Risiko Hipertensi Pascamenopause

Health | Kamis, 22 April 2021 | 17:01 WIB

Bisakah Stres Memicu Munculnya Migrain? Ini Penjelasan Pakar

Bisakah Stres Memicu Munculnya Migrain? Ini Penjelasan Pakar

Health | Rabu, 21 April 2021 | 09:52 WIB

Pola Makan Salah Bisa Picu Sakit Kepala Migrain, Ini 5 Pemicunya!

Pola Makan Salah Bisa Picu Sakit Kepala Migrain, Ini 5 Pemicunya!

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 04:00 WIB

Terkini

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:28 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:23 WIB

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:19 WIB

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:16 WIB

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:12 WIB

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:07 WIB

×