Studi: Rutin Terpapar Asap Rokok Lebih Berisiko Kena Kanker Mulut

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 27 April 2021 | 14:59 WIB
Studi: Rutin Terpapar Asap Rokok Lebih Berisiko Kena Kanker Mulut
Asap rokok mengganggu pernapasan, termasuk anak-anak yang usianya rentan saat terpaksa menghirupnya. Asap juga akan mengendap atau tertinggal di seisi kabin. [Shutterstock].

Suara.com - Orang yang terpapar asap rokok bisa memiliki risiko 51 persen lebih tinggi terkena kanker mulut. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang dipublikasikan secara online di jurnal Tobacco Control.

Melansir dari Medical Xpress, kanker mulut termasuk kanker bibir, rongga mulut, dan orofaring menyebabkan 447.751 kasus baru kanker dan 228.389 kematian setiap tahun di seluruh dunia.

Faktor risiko yang signifikan untuk bentuk kanker ini adalah termasuk merokok dan penggunaan tembakau tanpa asap, konsumsi alkohol, dan mengunyah sirih.

Asap tembakau merupakan paparan terbesar manusia terhadap karsinogen kimia dan menyebabkan satu dari lima kematian terkait kanker di dunia. Namun, tidak hanya perokok aktif yang terpengaruh.

Para peneliti meninjau dan menganalisis lima penelitian relevan  yang melibatkan 6.977 orang secara kolektif 3.452 terpapar asap rokok dan 3.525 tidak. Studi ini telah dilakukan di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Latin.

Analisis menunjukkan bahwa orang yang terpapar asap rokok memiliki risiko 51 persen lebih tinggi terkena kanker mulut.

Selain itu, durasi paparan lebih dari 10 atau 15 tahun meningkatkan risiko kanker mulut hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan individu yang tidak terpapar.

Paparan asap rokok sangat berbahaya bagi ibu hamil. (Shutterstock)
Paparan asap rokok sangat berbahaya bagi ibu hamil. (Shutterstock)

Para penulis mengakui bahwa analisis mereka hanya melibatkan sejumlah kecil studi, tetapi beberapa studi asli telah mengumpulkan banyak studi individu sehingga jumlah keseluruhan kasus dan kontrol untuk meta-analisis baru tinggi.

"Identifikasi efek berbahaya dari paparan asap rokok memberikan panduan bagi para profesional kesehatan masyarakat, peneliti, dan pembuat kebijakan saat mereka mengembangkan dan menyampaikan program pencegahan paparan asap rokok yang efektif," catat para peneliti. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Merokok saat Puasa, Batal atau Tidak?

Hukum Merokok saat Puasa, Batal atau Tidak?

News | Minggu, 28 Maret 2021 | 13:38 WIB

Ingat, Asap Rokok Juga Bisa Membahayakan Kesehatan Mata

Ingat, Asap Rokok Juga Bisa Membahayakan Kesehatan Mata

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 08:38 WIB

Studi: Paparan Asap Rokok Tembakau Tingkatkan Risiko Darah Tinggi pada Anak

Studi: Paparan Asap Rokok Tembakau Tingkatkan Risiko Darah Tinggi pada Anak

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 12:03 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB