Studi: Paparan Asap Rokok Tembakau Tingkatkan Risiko Darah Tinggi pada Anak

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 09 Maret 2021 | 12:03 WIB
Studi: Paparan Asap Rokok Tembakau Tingkatkan Risiko Darah Tinggi pada Anak
Paparan asap rokok [Shutterstock].

Suara.com - Paparan tembakau memang diketahui berbahaya bagi anak-anak. Lebih detail, penelitian baru menunjukkan bahwa anak-anak yang terkena paparan tembakau berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang diterbitkan pada JAMA Network Open.

Melansir dari Medical Xpress, Rebecca V. Levy, BM, B.Ch., dari Montefiore Medical Center di New York City dan rekan penelitian menggunakan data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional Amerika Serikat pada tahun 2007 hingga 2016. Data diambil dari 8.520 anak-anak berusia 8 hingga 19 tahun.

Para peneliti memeriksa hubungan antara paparan tembakau dan tekanan darah tinggi pada anak-anak dan remaja. Penelitian menunjukkan bahwa peserta dengan paparan asap tembakau tinggi kemungkinan mengalami peningkatan tekanan darah lebih tinggi.

Hasil ini tetap signifikan dalam analisis sensitivitas ganda. "Jadi, paparan tembakau yang berbahaya bagi banyak sistem tubuh mungkin juga berbahaya bagi sistem kardiovaskular pada anak-anak dan remaja," tulis para penulis.

Ilustrasi asap rokok pada anak. [Shutterstock]
Ilustrasi asap rokok pada anak. [Shutterstock]

Penelitian sebelumnya yang diterbitkan pada American Heart Association juga menunjukkan bahwa  menghirup asap rokok selama masa anak-anak dapat menyebabkan masalah pernapasan pada saat mereka dewasa, masalah kesehatan lain, serta memiliki harapan hidup yang lebih pendek.

Selain itu, anak-anak lebih mungkin menjadi seorang perokok jika mereka melihat orang tua mereka merokok. Dalam penelitian tersebut, paparan rokok pada anak berdampak pada fungsi jantung yang menyebabkan kerusakan arteri. Paparan asap rokok juga telah dikaitkan dengan faktor risiko kardiovaskular lainnya termasuk obesitas, kolesterol tinggi, dan resistensi insulin yang terkait dengan diabetes.

Bahan kimia dalam asap rokok juga dapat menyebabkan perubahan pada aliran darah, pembuluh darah, tekanan darah dan irama jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Racun Rokok Picu Kerusakan Pelindung Paru, Bisa Perburuk Covid-19

Studi: Racun Rokok Picu Kerusakan Pelindung Paru, Bisa Perburuk Covid-19

Health | Kamis, 04 Maret 2021 | 11:30 WIB

Dokter: Bahaya Sunat Laser, Berisiko Kepala Penis Terpotong dan Cedera

Dokter: Bahaya Sunat Laser, Berisiko Kepala Penis Terpotong dan Cedera

Health | Kamis, 04 Maret 2021 | 08:01 WIB

Alasan Anak Perlu Punya Asuransi Kesehatan Sejak Dalam Kandungan

Alasan Anak Perlu Punya Asuransi Kesehatan Sejak Dalam Kandungan

Lifestyle | Selasa, 02 Maret 2021 | 22:57 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB