Manfaatkan Bakteri, Ilmuwan Kini Bisa Mengatasi Mikroplastik di Lautan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 29 April 2021 | 11:07 WIB
Manfaatkan Bakteri, Ilmuwan Kini Bisa Mengatasi Mikroplastik di Lautan
Ilustrasi Mikroplastik. [Shutterstock]

Suara.com - Ahli mikrobiologi telah menemukan cara untuk menghilangkan mikroplastik pencemar lingkungan, yakni dengan memanfaatkan bakteri untuk melakukan tugas tersebut.

Bakteri secara alami cenderung berkelompok dan menempel pada permukaan, dan ini menciptakan zat perekat yang disebut biofilm. Dalam kasus sehari-hari, contoh kasusnya adalah saat kira menyikat gigi untuk menghilangkan plak,

Para peneliti dari Hong Kong Polytechnic University (PolyU) ingin menggunakan properti bakteri lengket ini untuk dijadikan jaring mikroba mirip selotip yang dapat menangkap mikroplastik dalam air yang tercemar.

Nantinya, dilansir The Guardian, mikroplastik ini akan membentuk gumpalan yang mudah dibuang dan didaur ulang.

Meski masih berupa pendahuluan, peneliti yakin temuan baru ini dapat membuka jalan untuk menurunkan tingkat polusi plastik secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Ilustrasi bakteri anthrax. (Shutterstock)
Ilustrasi bakteri (Shutterstock)

“Sangat penting untuk mengembangkan solusi efektif yang menjebak, mengumpulkan, dan bahkan mendaur ulang mikroplastik ini untuk menghentikan 'plastifikasi' lingkungan alami kita,” kata peneliti utama proyek Sylvia Lang Liu, peneliti mikrobiologi di PolyU.

Mikroplastik adalah pecahan plastik, biasanya lebih kecil dari 5 mm, yang secara tidak sengaja terlepas ke lingkungan selama produksi dan kerusakan. Misalnya dari produksi plastik atau selama aktivitas sehari-hari, seperti mencuci pakaian sintetis.

Meski kecil, mikroplastik dapat menimbulkan risiko yang sangat besar terhadap lingkungan. Bahan ini tidak mudah terurai secara hayati, sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu lama dan juga menyerap serta mengakumulasi bahan kimia beracun.

Bahan kecil ini juga membahayakan kesehatan manusia apabila seseorang mengonsumsi hewan laut yang sudah terpapar mikroplastik.

baca juga

Tim Liu merekayasa biofilm dari bakteri Pseudomonas aeruginosa, yang mampu melumpuhkan dan menangkap mikroplastik di dalam air tercemar. Jaring mikroba ini akan menjebak serta mengelompokkan mikroplastik dan membuatnya tenggelam ke dasar air.

Kemudian, peneliti akan melepaskan mikroplastik tersebut dari perangkap bakteri dengan mekanisme 'pelepasan tangkap' menggunakan gen biofilm dispersal. Lalu, mikroplastik tersebut dikumpulkan untuk didaur ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Menemukan Ada Ribuan Ton Mikroplastik di Atmosfer Bumi

Ilmuwan Menemukan Ada Ribuan Ton Mikroplastik di Atmosfer Bumi

Health | Selasa, 20 April 2021 | 15:44 WIB

Tak Hanya Cemari Lingkungan, Mikroplastik Berbahaya Bagi Tubuh Manusia

Tak Hanya Cemari Lingkungan, Mikroplastik Berbahaya Bagi Tubuh Manusia

Your Say | Kamis, 18 Februari 2021 | 18:33 WIB

Waduh! Sungai Terpanjang di Jawa Tercemar Mikroplastik, Apa Itu?

Waduh! Sungai Terpanjang di Jawa Tercemar Mikroplastik, Apa Itu?

Surakarta | Selasa, 02 Februari 2021 | 12:32 WIB

Terkini

PLN Batam Klaim Blackout Tak Berkaitan dengan Pengujian Data Center

PLN Batam Klaim Blackout Tak Berkaitan dengan Pengujian Data Center

Batam | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Eksplorasi Teror Doppelganger dalam Film Other Mommy

Eksplorasi Teror Doppelganger dalam Film Other Mommy

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Wujudkan Gaya Hidup Aktif dan Finansial Terencana, bank bjb Hadirkan Promo Semarang 10K

Wujudkan Gaya Hidup Aktif dan Finansial Terencana, bank bjb Hadirkan Promo Semarang 10K

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Real or Cake Versi Berita: Saat Artificial Intelligence Mengaburkan Batas Asli dan Palsu

Real or Cake Versi Berita: Saat Artificial Intelligence Mengaburkan Batas Asli dan Palsu

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Terbiasa Menghirup Asap Karhutla Bukan Berarti Paru-Paru Kita Kebal

Terbiasa Menghirup Asap Karhutla Bukan Berarti Paru-Paru Kita Kebal

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone

Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Penurunan Serangga Penyerbuk Ancam Ketahanan Pangan Global: Kok Bisa?

Penurunan Serangga Penyerbuk Ancam Ketahanan Pangan Global: Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Timnas Malaysia Harus Gigit Jari, Hajime Moriyasu Pilih ke Eropa Bukan ASEAN

Timnas Malaysia Harus Gigit Jari, Hajime Moriyasu Pilih ke Eropa Bukan ASEAN

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Perbedaan Bedak Tabur Sariayu Warna Kuning Langsat vs Pengantin, Ini Detailnya

Perbedaan Bedak Tabur Sariayu Warna Kuning Langsat vs Pengantin, Ini Detailnya

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memakai Bedak Padat agar Tidak Dempul, Hasil Lebih Flawless dan Natural

Cara Memakai Bedak Padat agar Tidak Dempul, Hasil Lebih Flawless dan Natural

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×