Data Baru: Efek Samping Suntikan Kedua Vaksin Pfizer Lebih Banyak!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 01 Mei 2021 | 13:11 WIB
Data Baru: Efek Samping Suntikan Kedua Vaksin Pfizer Lebih Banyak!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Penelitian terbaru oleh Covid Symptom Study menjelaskan lebih detail mengenai efek samping suntikan kedua vaksin Pfizer. Para peneliti mengatakan efek samping setelah suntikan kedua vaksin Pfizer justru lebih banyak.

Mereka menemukan 1 dari 5 orang telah melaporkan bahwa mereka mengalami satu efek sistemik setelah suntikan kedua vaksin Pfizer.

Efek samping sistemik akibat vaksin Pfizer, termasuk sakit kepala, demam, panas dingin, kelelahan, nyeri otot, nyeri sendi, diare dan mual.

Demikian pula, 7 dari 10 orang mengalami efek samping local setelah suntikan kedua vaksin Pfizer. Efek samping terlokalisasi, termasuk rasa sakit dan bengkak di area suntikan, tepatnya di lengan atas.

Sedangkan, efek samping terlokalisasi lainnya akibat vaksin Pfizer, termasuk:

  1. Kemerahan
  2. Rasa gatal
  3. Pembengkakan kelenjar getah bening di ketika
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Efek samping vaksin Pfizer ini dinggap sebagai respons sistem kekebalan tubuh. Meskipun Anda mungkin merasa kesakitan akibat kondisi tersebut, tapi semua efek samping itu tanda bahwa sistem kekebalan bekerja keras melindungi Anda dari virus corona Covid-19.

Sebagian besar reaksi terhadap suntikan pertama maupun kedua vaksin Covid-19 biasanya terjadi dalam 2 hari pertama suntikan.

Menariknya, penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang pernah mengalami infeksi virus corona Covid-19 lebih mungkin mengalami banyak efek samping setelah suntik vaksin.

Namun dilansir dari Express, Anda tidak perlu khawatir mengenai efek samping apapun setelah suntik vaksin Covid-19 pertama maupun kedua. Karena, sistem kekebalan Anda masih belajar untuk merespons virus.

baca juga

Jadi, Anda tak perlu khawatir bila tidak mengalami efek samping apapun. Penelitian yang dipimpin oleh ahli epidemiologis Inggris Tim Spector, menyoroti bahwa Anda masih bisa tertular virus corona setelah vaksinasi.

"Kami juga masih belum tahu seseorang yang sudah suntik vaksin Covid-19 masih bisa menularkan virus corona atau tidak, meski mereka sendiri tida terinfeksi virus tersebut," kata tim peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim KIPI Investigasi Kasus Guru Honorer yang Lumpuh usai Divaksin Covid-19

Tim KIPI Investigasi Kasus Guru Honorer yang Lumpuh usai Divaksin Covid-19

Jabar | Sabtu, 01 Mei 2021 | 07:00 WIB

PHRI Kota Malang Berharap Pelaku Industri Pariwisata Segera Disuntik Vaksin

PHRI Kota Malang Berharap Pelaku Industri Pariwisata Segera Disuntik Vaksin

Malang | Sabtu, 01 Mei 2021 | 03:30 WIB

Ilmuwan Temukan 2 Varian di Inggris Mirip dengan Virus Corona di India

Ilmuwan Temukan 2 Varian di Inggris Mirip dengan Virus Corona di India

Health | Jum'at, 30 April 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Harga Bitcoin Rawan Anjlok ke US$ 73.000? Ini Analisisnya

Harga Bitcoin Rawan Anjlok ke US$ 73.000? Ini Analisisnya

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?

Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal

Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:57 WIB

DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?

DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar

Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar

Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:44 WIB

×