Sekolah Akan Dibuka, Ahli Kesehatan: Kalau Kasus Fluktuatif Tunda Dulu

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 04 Mei 2021 | 18:30 WIB
Sekolah Akan Dibuka, Ahli Kesehatan: Kalau Kasus Fluktuatif Tunda Dulu
Suasana sekolah tatap muka di SMAN 21 Makassar, Jumat 9 April 2021 / [SuaraSulsel.id / Humas Pemprov Sulsel]

Suara.com - Setelah satu tahun menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ), kembalinya sekolah dibuka menjadi kabar bagi murid yang ingin belajar seperti biasanya. Namun, di tengah wabah COVID-19 yang belum selesai, persiapan mengenai keselamatan jangan sampai lupa.

Hal ini diungkap oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ilmu Kesehatan Anak Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA (K), Msi. Ia mengatakan ada beberapa persiapan sebelum sekolah tatap muka dibuka kembali. Syarat utamanya adalah kasus COVID-19 beserta kematian di tiap wilayah harus turun terus menerus.

“Lebih baik jika tidak ada kasus baru. Kalau masih fluktuatif tunda dulu,” ungkap Prof. Soedjatmiko, Senin (3/5/2021).

Ia menambahkan, sebelum sekolah dibuka Komite Sekolah harus mengecek kesiapan para guru dan sarana di sekolah, apakah sudah siap atau sebaliknya. Seperti disinfektan meja, kursi, pintu, dan dinding.

Sekolah Tatap Muka (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Sekolah Tatap Muka (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Meski vaksinasi bisa melindungi guru, namun jika terinfeksi COVID-19 bisa menularkan ke murid. “Kalau bisa semua guru PCR dulu, yang positif dikarantina. Guru dan murid yang demam, batuk, pilek, diare, berobat dulu dan istirahat selama 3-5 hari,” ungkap Prof. Soedjatmiko.

Persiapan lainnya yang harus dilakukan, yaitu pengaturan jumlah, jarak, dan posisi meja kursi, agar murid tidak saling mendekat saat di dalam kelas. Ia menyarankan perlu pembatasan dengan tali untuk kelas 1 dan 2 SD, supaya murid tidak berjalan-jalan.

“Kalau sekolah belum siap, sebaiknya sekolah ditunda dulu,” jelasnya.

Sementara itu, ada beberapa hal yang perlu disiapkan bagi orang tua dan juga anak sebelum sekolah tatap muka kembali dibuka. Yang pertama memakai masker, dan melatih anaknya untuk membiasakan memakai masker terus-menerus selama beberapa jam.

Selain itu, orang tua juga perlu melatih anaknya untuk segera cuci tangan ketika baru sampai sekolah, juga di rumah saat pulang dari sekolah. “Kalau orang tua dan anak belum siap, tunda dulu sekolahnya,” tegas Prof. Soedjatmiko.

baca juga

Terakhir, ia menyebut pembukaan sekolah harus dilakukan secara bertahap. Seperti mahasiswa dan murid SMA terlebih dahulu. Jika mematuhi protokol kesehatan, maka bisa dilanjut di tingkat SMP sampai tingkat SD. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang THR Cair, Bogor Zona Oranye COVID-19, Tapi 2 Daerah Jabar Zona Merah

Jelang THR Cair, Bogor Zona Oranye COVID-19, Tapi 2 Daerah Jabar Zona Merah

Bogor | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:25 WIB

Gubernur Jatim: 33 dari 3.636 Pekerja Migran Indonesia Positif COVID-19

Gubernur Jatim: 33 dari 3.636 Pekerja Migran Indonesia Positif COVID-19

Malang | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:21 WIB

Maling di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Pirngadi Medan Diciduk

Maling di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Pirngadi Medan Diciduk

Sumut | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:16 WIB

Terkini

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 19:40 WIB

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:39 WIB

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 19:38 WIB

×