Tak Langsung Jadi, Begini Proses Pembentukan Vitamin D saat Berjemur

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 06 Mei 2021 | 06:10 WIB
Tak Langsung Jadi, Begini Proses Pembentukan Vitamin D saat Berjemur
Ilustrasi orang berjemur di pantai. (Shutterstock)

Suara.com - Vitamin D tidak alih-alih ada di dalam tubuh setiap kali kita berjemur di bawah terik matahari. Hanya saja, sinar matahari terutama UV B dengan panjang gelombang 280-320 nanometer, memang memiliki bahan baku sumber pembuatan vitamin D jika terserap oleh tubuh.

Dokter spesialis penyakit dalam dr. Jeffri Aloys, Sp. PD., mengatakan, pembentukan vitamin D dari sumber sinar matahari buruh proses rangkaian yang panjang dan komplek. 

Ia menjelaskan bahwa di bawah kulit manusia juga telah terdapat bahan baku untuk membentuk vitamin D yang disebut 7-dehydrocholesterol. Dengan bantuan sinar matahari, bahan baku tersebut akan terproses dan menjadi previtamin D. 

"Previtamin D ini bahan bakunya lagi dari vitamin D yang belum aktif tapi itu sudah masuk proses awal," kata dr. Jeff dalam webinar daring, Rabu (5/5/2021).

Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]
Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]

Setelah itu previtamin D terproses dalam tubuh dan menjadi provitamin D. Selanjutnya, provitamin D akan dibawa lagi ke hati dan diubah jadi calcidiol. Dokter Jeff mengatakan, calcidol juga belum menjadi bentuk vitamin D aktif karena akan dibawa lagi ke ginjal dan diubah oleh enzim.

"Sehingga akhirnya jadi bentuk aktif yang namanya cortisol. Itulah yang untuk meningkatkan kalsium, memperbaiki imunitas, mencegah kanker, jantung, penyakit diabetes. Inilah bentuk aktif dari vitamin D," jelasnya.

Vitamin D punya peran yang sangat krusial bagi kesehatan tubuh. Dokter Jeff menyampaikan bahwa mulai anak-anak hingga orang lanjut usia memerlukan vitamin D. Hanya saja, kadar kebutuhannya berbeda-beda. Tergantung dari usia juga berat badan. 

Rata-rata pada orang dewasa lanjut dr. Jeff, kebutuhan vitamin D harian mencapai 600-800 IU per hari. Sementara anak-anak tidak bisa disamakan setiap anak lanatar masih dalam masa pertumbuhan dan disesuaikan dengan berat badan. Demikian juga kebutuhan vitamin D bagi lansia.

"Tergantung usia juga tergantung kebutuhannya. Beda dengan orang dewasa 600 unit aja sudah cukup. Tapi kalau usia 70 tahun ke atas ditambah sedikit 800 hingga 1000 unit. Kalau anak-anak ada variasinya, karena mereka terus bertumbuh. Tergantung berat badannya, tinggi badan," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malas Berjemur Tapi Ingin Asupan Vitamin D Tercukupi? Begini Solusinya

Malas Berjemur Tapi Ingin Asupan Vitamin D Tercukupi? Begini Solusinya

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 17:25 WIB

Alasan Suplemen Vitamin D Wajib Dikonsumsi Pasien Covid-19

Alasan Suplemen Vitamin D Wajib Dikonsumsi Pasien Covid-19

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 15:38 WIB

Agar Bisa Dapatkan Manfaat Vitamin D Matahari, Ini Tips Pakai Tabir Surya

Agar Bisa Dapatkan Manfaat Vitamin D Matahari, Ini Tips Pakai Tabir Surya

Lifestyle | Rabu, 05 Mei 2021 | 15:11 WIB

Terkini

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

×