Dialami CEO Zoom Eric Yuan, Kenali Penyebab Umum Zoom Fatigue

Sabtu, 08 Mei 2021 | 18:35 WIB
Dialami CEO Zoom Eric Yuan, Kenali Penyebab Umum Zoom Fatigue
Aplikasi Zoom. [Shutterstock]

Suara.com - Masa pandemi virus corona membuat pekerja kantoran harus bekerja secara virtual dari rumah. Bahkan, pertemuan atau rapat pun dilakukan secara virtual menggunakan teknologi video call.

Tapi, bekerja di rumah secara virtual tanpa bertemu dengan rekan kerja selama satu tahun lebih memiliki dampak tersendiri pada kesehatan. Salah satunya 'Zoom fatigue' atau kelelahan yang seseorang rasakan setelah melakukan panggilan video atau konferensi virtual apa pun.

CEO Zoom, Eric Yuan, ternyata juga pernah mengalami Zoom fatigue. Hal ini diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam CEO Council Summit The Wall Street Journal pada Selasa awal pekan ini.

"Aku sangat lelah dengan itu. Aku memang kelelahan rapat," kata Yuan, menceritakan ketika ia melakukan 19 pertemuan Zoom berturut-turut, dilansir WSJ.

Menurut tenaga profesional kesehatan mental Krystal Jagoo, MSW, RSW, faktor utaa Zoom fatigue adalah peningkatan tuntutan kognitif dari komunikasi konferensi video.

 Eric Yuan, pengusaha pendiri Zoom. [Dok. BBC/Getty]
Eric Yuan, pengusaha pendiri Zoom. [Dok. BBC/Getty]

Sedangkan menurut direktur pendiri Stanford Virtual Human Interaction Lab (VHIL), Jeremy Bailenson, ada beberapa alasan mengapa obrolan video bisa sangat melelahkan, yakni:

1. Kontak mata jarak dekat yang berlebihan secara intens

Bailenson menulis dalam jurnal Technology, Mind and Behavior bahwa jumlah kontak mata yang dilakukan di obrolan video maupun lamanya waktu di depan layar itu tidak wajar.

Dalam pertemuan normal, orang akan melihat pembicara atau mencatat. Tapi pada panggilan Zoom, semua orang harus menatap layar sepanjang waktu.

Baca Juga: Studi: Merasa Lebih Muda Bisa Menyehatkan Mental dan Kognitif pada Lansia

Terlebih bagi pembicara yang akan selalu ditatap oleh peserta pertemuan walau tidak terjadi secara langsung.

"Kecemasan sosial berbicara di depan umum adalah salah satu fobia terbesar dalam populasi kita. Saat Anda berbicara dan semua orang menatap Anda, itu adalah pengalaman yang membuat stres," kata Bailenson.

Sumber stres lainnya adalah wajah pada panggilan konferensi video dapat terlihat terlalu besar untuk kenyamanan.

2. Melihat diri sendiri selama obrolan video terus-menerus sangat melelahkan

Sebagian besar platform video menunjukkan penampilan pesertanya di depan kamera saat mengobrol. Tapi itu tidak wajar, kata Bailenson. Menurutnya, hal itu seperti seseorang melihat ke cermin.

"Itu membebani kita. Ini membuat stres. Dan ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa ada konsekuensi emosional negatif saat melihat diri sendiri di cermin," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI