Cegah Kematian Mendadak, Pencinta Olahraga Ekstrim Disarankan Lakukan Ini

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 10 Mei 2021 | 10:15 WIB
Cegah Kematian Mendadak, Pencinta Olahraga Ekstrim Disarankan Lakukan Ini
Sebagai Ilustrasi olahraga terjun payung: Sejumlah prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yon Taifib) 1 Korps Marinir TNI-AL melakukan terjun bebas (free fall) dari pesawat udara Cassa NC-212 U-6205 Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal di atas Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Jakarta, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (7/7). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Olahraga seperti berlari, senam, atau berenang mungkin sudah biasa. Tapi ada beberapa jenis olahraga ekstrim yang acap kali memicu adrenalin pelakunya, dan sering membuat ketagihan.

Tapi olahraga ekstrim tidak selamanya baik lho, karena bisa berisiko menganggu kesehatan organ jantung, seperti memicu kerusakan jantung dan gangguan irama jantung.

Terlebih jika orang yang melakukannya memiliki faktor genetik masalah jantung.

Adapun contoh olahraga ekstrim di antaranya seperti terjung payung, panjat tebing, free diving, lari maraton, hiking, dan sebagainya.

Akibat risikonya yang besar inilah, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Heartology Cardiovascular Center, dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K) menyarankan pencinta olahraga ekstrim untuk melakukan deteksi dini dengan ekokardiografi.

“Bagi pencinta olahraga ekstrim, cek jantung anda dengan ekokardiografi secara rutin apabila ada riwayat keluarga meninggal mendadak dan apabila terdapat kelainan pada rekam jantung Anda," terang dr. Ario dalam diskusi virtual, Sabtu (8/5/2021) lalu.

Pemeriksaan ekokardiografi bisa mencegah gagal jantung dan kematian mendadak saat sedang berolahraga, khususnya olahraga ekstrim yang memaksa jantung untuk bekerja terus menerus, karena akan merubah bentuk jantung.

Nah, dengan ekokardiografi dokter bisa melihat pergerakan, ukuran dan bentuk jantung, serta seberapa baik bilik dan katup jantung bekerja.

"Ekokardiografi juga dapat menunjukkan area otot jantung yang tidak memompa secara adekuat karena suplai darah yang buruk atau terdapat suatu cedera akibat serangan jantung sebelumnya," papar dr. Ario.

baca juga

Berdasarkan hasil ekokardiografi, nantinya dokter dapat memberikan saran apa saja hal yang perlu dilakukan penikmat olahraga ekstrim, agar tetap dapat berlatih dengan jantung aman.

"Tetap berolahraga dan lakukan dengan aman dan terukur," pungkas dr. Ario.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rutin Makan Seafood Bisa Turunkan Risiko Kematian Penderita Sakit Jantung

Rutin Makan Seafood Bisa Turunkan Risiko Kematian Penderita Sakit Jantung

Health | Minggu, 09 Mei 2021 | 14:57 WIB

Ini Kondisi yang Membuat Harapan Hidup Pasien Gagal Jantung Rendah

Ini Kondisi yang Membuat Harapan Hidup Pasien Gagal Jantung Rendah

Health | Minggu, 09 Mei 2021 | 14:50 WIB

Mesti Dihindari, Pasien Penyakit Jantung Tak Boleh Olahraga Ini

Mesti Dihindari, Pasien Penyakit Jantung Tak Boleh Olahraga Ini

Health | Minggu, 09 Mei 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Saham Rp1 Berlaku, Siapa yang Untung dan Buntung di Hari Pertama?

Saham Rp1 Berlaku, Siapa yang Untung dan Buntung di Hari Pertama?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:37 WIB

PJS Soroti Kata 'Mampu' dalam RUU Ketenagakerjaan: Bisa Bikin Disabilitas Tersingkir

PJS Soroti Kata 'Mampu' dalam RUU Ketenagakerjaan: Bisa Bikin Disabilitas Tersingkir

News | Senin, 28 September 2026 | 17:34 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Pria Tidak Lengket Cepat Meresap

3 Rekomendasi Moisturizer Pria Tidak Lengket Cepat Meresap

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 17:33 WIB

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Banten | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:30 WIB

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:25 WIB

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

News | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:22 WIB

×