Sapri Pantun Meninggal: Ini yang Terjadi saat Kadar Gula Darah di Atas 600

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 11 Mei 2021 | 12:57 WIB
Sapri Pantun Meninggal: Ini yang Terjadi saat Kadar Gula Darah di Atas 600
Komedian Sapri [Instagram]

Suara.com - Komedian Sapri Pantun meninggal dunia pada Senin (10/5/2021) pada 18.30 WIB di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, Tangerang, akibat menderita diabetes.

Saat dilarikan ke rumah sakit, kondisi pria 49 tahun tersebut menurun, bahkan, kadar gula Sapri sempat mencapai 1.1.43 mg/dL.

Hal itu membuat kedua kakinya mengalami penyumbatan darah. Hingga kulit di bagian bawah hingga telapak kakinya telah menghitam.

Kadar gula darah yang melebihi 600 selama berjam-jam dianggap sangat berbahaya. Kadar gula yang sangat tinggi dapat menyebabkan ketoasidosis, kondisi di mana tubuh mulai menggunakan lemak untuk dijadikan energi.

Menurut Livestrong, ketoasidosis dapat menyebabkan koma dan kematian, sebab keton beracun mulai diproduksi pada kondisi ini.

Sang ibu di dahapan jenazah Sapri. [Evi Ariska/Suara.com]
Sang ibu di dahapan jenazah Sapri. [Evi Ariska/Suara.com]

Keton merupakan produk sampingan asam dari pemecahan kemak. Kadarnya dapat diukur di dalam urin.

Kadar gula darah menjadi sangat tinggi akibat tubuh yang tidak memiliki cukup insulin, yang diproduksi di pankreas.

Ketika keton berkembang di dalam tubuh, hati memproduksi lebih banyak glukosa untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi tanpa insulin, kadar gula darah terus meningkat.

Tingginya kadar gula darah atau hiperglikemia juga dapat disebabkan oleh pankreatitis akut. Gejala awalnya adalah sering buang air kecil yang menyebabkan dehidrasi dan rasa haus berlebihan.

baca juga

Gula darah lebih dari 600 selama berjam-jam juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas, lemas, kebingungan dan penurunan tingkat kesadaran.

Kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan dapat menyebabkan pembengkakan di otak atau edema serebral. Komplikasi lainnya dapat berupa kerusakan organ akibat tekanan darah rendah, serangan jantung dan gagal ginjal.

Perawatan yang tepat untuk kadar gula darah yang sangat tinggi sangat penting untuk mencegah komplikasi. Insulin dan cairan infus diperlukan untuk menormalkan kadar glukosa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dialami Komedian Sapri, Ketahui Penyebab Komplikasi pada Penderita Diabetes

Dialami Komedian Sapri, Ketahui Penyebab Komplikasi pada Penderita Diabetes

Health | Selasa, 11 Mei 2021 | 11:16 WIB

Meninggalnya Sapri Pantun, Ketahui Makanan Pemicu Diabetes!

Meninggalnya Sapri Pantun, Ketahui Makanan Pemicu Diabetes!

Health | Selasa, 11 Mei 2021 | 09:38 WIB

Sapri Meninggal Dunia, Sandiaga Uno Ungkap Rasa Kehilangan

Sapri Meninggal Dunia, Sandiaga Uno Ungkap Rasa Kehilangan

Entertainment | Selasa, 11 Mei 2021 | 09:19 WIB

Terkini

1.926 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, Mengapa Baru 17 Tersangka?

1.926 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, Mengapa Baru 17 Tersangka?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Promo J.CO dari BRI, Dapatkan Gratis 2 Coffee Drip Sachet Reserve!

Promo J.CO dari BRI, Dapatkan Gratis 2 Coffee Drip Sachet Reserve!

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:23 WIB

KPK Bawa 60 Dokumen dari Rektorat Unsoed, Plt Rektor Tegaskan Tak Ada Pemeriksaan

KPK Bawa 60 Dokumen dari Rektorat Unsoed, Plt Rektor Tegaskan Tak Ada Pemeriksaan

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Cashback Rp50.000 di Yoshinoya, Syaratnya Bayar Pakai BRImo Aja!

Cashback Rp50.000 di Yoshinoya, Syaratnya Bayar Pakai BRImo Aja!

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Polisi vs Polisi di Palangka Raya: Kanit Reskrim Ribut dengan Kasat Lantas, Satu Orang Luka

Polisi vs Polisi di Palangka Raya: Kanit Reskrim Ribut dengan Kasat Lantas, Satu Orang Luka

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Hadapi Era AI, Pendidikan Didorong Bentuk SDM Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045

Hadapi Era AI, Pendidikan Didorong Bentuk SDM Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Gempa 5,9 Magnitudo Sebabkan Pipa Bawah Tanah Pecah, Bagaimana Kondisi PLTN Jepang?

Gempa 5,9 Magnitudo Sebabkan Pipa Bawah Tanah Pecah, Bagaimana Kondisi PLTN Jepang?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Bukan Soal Substansi, Pengacara Febrie Adriansyah Sebut Praperadilan Hanya Uji Prosedur

Bukan Soal Substansi, Pengacara Febrie Adriansyah Sebut Praperadilan Hanya Uji Prosedur

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Estetik ala Pinterest Girl, Berikut 5 Trik Pose dan Filter ala Xu Ruohan

Estetik ala Pinterest Girl, Berikut 5 Trik Pose dan Filter ala Xu Ruohan

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:10 WIB

BRI Gelar Pemberdayaan UMKM Bersama Aksi Sosial Peduli NTT

BRI Gelar Pemberdayaan UMKM Bersama Aksi Sosial Peduli NTT

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08 WIB

×