Jangan Jorok, Celana Dalam Harus Dibuang setelah 50 Kali Cuci

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 10:40 WIB
Jangan Jorok, Celana Dalam Harus Dibuang setelah 50 Kali Cuci
Ilustrasi celana dalam. (Shutterstock)

Suara.com - Celana dalam tentu menjadi pakaian yang berhubungan langsug dengan kulit, khususnya daerah kemaluan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan pakaian dalam menjadi hal yang sangat penting.

"Pakaian dalam Anda berhubungan erat dengan kulit Anda dan lebih khusus lagi area intim Anda untuk jangka waktu yang lama," kata dokter kosmetik dan spesialis kesehatan intim Dr Shirin Lakhani dari Elite Aesthetics seperti yang dikutip dari Independent.

"Akibatnya, ada banyak sel kulit mati dari area tersebut serta bakteri baik (bakteri alami yang kita miliki) namun lebih banyak bakteri berbahaya yang dapat disebabkan oleh infeksi seperti sariawan kelamin dan Infeksi Menular Seksual (IMS)," imbuhnya.

Lakhani menambahkan bahwa meskipun Anda secara teratur mencuci celana dalam dan terasa wangi, namun celana dalam Anda bisa saja tak sebersih yang Anda kira.

"Penelitian menunjukkan bahwa bahkan mencuci pakaian dalam Anda di mesin cuci tidak akan selalu menghilangkan sepenuhnya bakteri seperti E.coli," kata Lakhani.

“Meskipun sebagian besar bakteri tidak akan menyakiti Anda, ada beberapa yang seiring waktu dapat menyebabkan kondisi seperti infeksi saluran kemih, iritasi, dan kotoran,” imbuhnya.

Untuk alasan ini, Lakhani menyarankan agar Anda mengganti celana dalam Anda setidaknya setahun sekali. Tetapi celana dalam yang Anda kenakan secara konsisten untuk aktivitas seperti gym mungkin harus lebih sering dibuang.

Ilustrasi celana dalam. (Shutterstock)
Ilustrasi celana dalam. (Shutterstock)

Melansir dari Independent, jika Anda merasa bingung memikirkan untuk mengganti pakaian dalam dalam jangka waktu tertentu, Anda dapat mengikuti aturan 50 kali mencuci sebagai gantinya.

"Membuang pakaian dalam Anda tergantung pada berapa banyak celana yang sebenarnya Anda miliki," kata Narendra Pisal, konsultan ginekolog di London Gynecology.

"Menurut saya maksimal 50 kali pencucian untuk celana dalam katun sudah cukup, tapi jika pakaian dalam Anda menyebabkan sekam, iritasi kulit atau robek, Anda mungkin perlu membuangnya lebih awal," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Lebaran di Banjarbaru: Rumah Makan Buka, Tempat Wisata dan Mal Tutup

Libur Lebaran di Banjarbaru: Rumah Makan Buka, Tempat Wisata dan Mal Tutup

Kalbar | Rabu, 12 Mei 2021 | 10:05 WIB

Hits Kesehatan: Jenazah Mengambang di Sungai Gangga, Apa Itu Jamur Hitam?

Hits Kesehatan: Jenazah Mengambang di Sungai Gangga, Apa Itu Jamur Hitam?

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 09:36 WIB

Kasus Covid-19 di Sumatera Naik Karena Virus Corona Baru dari Luar Negeri

Kasus Covid-19 di Sumatera Naik Karena Virus Corona Baru dari Luar Negeri

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 07:35 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB