Efek Jangka Panjang Kurang Tidur, Pengaruhi Kemampuan Fokus

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:00 WIB
Efek Jangka Panjang Kurang Tidur, Pengaruhi Kemampuan Fokus
Ilustrasi insomnia (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Dalam studi baru, peneliti menyelidiki efek kurang tidur pada kemampuan peserta untuk fokus.

Melansir dari Medical Xpress, dalam kolaborasi dengan para peneliti di University of Sydney di Australia, peneliti menilai 23 orang dengan insomnia kronis dan 23 orang tanpa kesulitan tidur (kontrol). Mereka tinggal di laboratorium tidur semalaman dan di malam hari peneliti memberi mereka tes perhatian.

"Kami meminta peserta untuk fokus pada lingkaran huruf di tengah layar komputer. Mereka harus menggapai surat target (X atau N) secepat dan seakurat mungkin sambil mengabaikan huruf mengganggu yang muncul di luar lingkaran," catat David James Robertson, Dosen Psikologi dari University of Strathclyde yang juga penulis penelitian pada The Conversation.

"Mereka yang menderita insomnia merasa lebih sulit untuk fokus pada tugas dan mengabaikan gangguan dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidur nyenyak," imbuhnya.

Peneliti juga menilai apakah kurangnya fokus pada mereka yang menderita insomnia mungkin disebabkan oleh penurunan efektivitas mekanisme perhatian.

"Untuk menguji ini, kami menggunakan tugas perhatian mapan di mana kami memanipulasi seberapa menantang tugas itu," ujar Robertson.

Ilustrasi begadang. (Shutterstock)
Ilustrasi begadang. (Shutterstock)

Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika kita berfokus pada tugas yang mudah, otak kita secara otomatis akan memproses gangguan. Namun, ketika berfokus pada tugas yang sulit, semua kekuatan otak kita digunakan oleh tugas yang ada dan gangguan tersebut dihilangkan dari kesadaran kita.

"Kami menemukan mekanisme perhatian tampaknya bekerja sebagaimana mestinya pada mereka yang menderita insomnia. Namun, orang-orang dengan kondisi tersebut menunjukkan tingkat gangguan perhatian dasar yang lebih tinggi," tambahnya.

Peneliti menekankan bahwa ada kemungkinan bahwa kurang tidur dapat mengurangi kemampuan otak untuk memutuskan dengan benar rangsangan mana harus kita diperhatikan. Penting untuk dicatat bahwa gangguan pada proses kognitif frontal, dapat membuat tugas-tugas monoton seperti mengemudi di rute yang familiar menjadi lebih sulit dan berbahaya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Lonjakan Corona Pasca Lebaran, Wisma Atlet Diklaim Memadai

Ancaman Lonjakan Corona Pasca Lebaran, Wisma Atlet Diklaim Memadai

News | Selasa, 11 Mei 2021 | 16:10 WIB

Viral Pria Poligami, 3 Istri Punya Jadwal Tidur dan Hamil Masing-Masing

Viral Pria Poligami, 3 Istri Punya Jadwal Tidur dan Hamil Masing-Masing

Lifestyle | Selasa, 11 Mei 2021 | 08:56 WIB

Rasio Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Lampung Tinggi

Rasio Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Lampung Tinggi

Lampung | Senin, 10 Mei 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:45 WIB

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:42 WIB

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:40 WIB

45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung

45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung

Sumbar | Selasa, 15 September 2026 | 12:39 WIB

×