Banyak Ditutup, Ternyata Fungsi Taman Penting Selama Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 14 Mei 2021 | 19:05 WIB
Banyak Ditutup, Ternyata Fungsi Taman Penting Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi taman. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi Covid-19 banyak taman ditutup dengan alasan khawatir menyebarkan virus corona. Padahal, menurut sebuah studi, taman memainkan peran penting bagi orang-orang yang mencari jeda dari korban isolasi sosial selama pandemi, dan mereka melakukannya tanpa meningkatkan penyebaran COVID-19.

Studi dari Universitas Drexel mengamati bagaimana orang menggunakan 22 taman di Philadelphia dan New York selama puncak pandemi dan tidak menemukan korelasi kuat antara penggunaan taman dan jumlah kasus yang dikonfirmasi di lingkungan sekitarnya.

Diterbitkan dalam Journal of Extreme Events, studi Drexel "Urban Park Usage During the COVID-19 Pandemic" mereka mensurvei pengunjung taman selama periode tiga bulan dari Mei hingga Juli 2020 di taman kecil dan menengah di New York dan Philadelphia.

Ilustrasi Taman di Wina, Austria. (Pixabay.com/danielavaskova)
Ilustrasi Taman di Wina, Austria. (Pixabay.com/danielavaskova)

Mereka membandingkan angka penggunaan taman dengan tingkat penularan COVID-19 di area yang langsung mengelilingi taman.

“Terlepas dari spekulasi awal bahwa taman dapat menjadi titik kumpul bagi sekelompok besar orang dan berkontribusi pada penularan COVID-19, penelitian kami tidak menemukan korelasi yang kuat antara kasus COVID-19 di lingkungan sekitar taman dan jumlah orang yang menggunakannya, Kata Franco Montalto, PhD, profesor di Drexel College of Engineering yang memimpin tim peneliti.

Pada bulan-bulan awal pandemi musim semi lalu, pedoman kesehatan masyarakat merekomendasikan untuk menghindari berkumpul dalam kelompok besar di luar.

Akibatnya, banyak kota menutup taman bermain umum dengan area sentuh tinggi, seperti ayunan dan papan geser, karena kewaspadaan yang berlebihan. Tetapi sebagian besar taman umum tetap terbuka dan, menurut penelitian, taman di Philadelphia dan New York terus digunakan selama pandemi.

Para peneliti memilih 22 taman kota kecil, 15 di Philadelphia dan tujuh di New York City, yang terletak di atau dekat lingkungan yang mewakili berbagai tingkat kepadatan dan kerentanan populasi relatif, menurut data Sensus dan Indeks Kerentanan Sosial CDC.

Ini memungkinkan tim untuk memperhitungkan faktor-faktor ini saat memeriksa kemungkinan hubungan antara penggunaan taman dan penularan COVID-19.

Apa yang ditemukan adalah bahwa, terlepas dari kota atau kerentanan sosial dari lingkungan yang berdekatan, di daerah yang lebih padat penduduknya, taman cenderung lebih banyak dimanfaatkan.

Tetapi peningkatan penggunaan ini tidak sama dengan penularan COVID-19 yang lebih tinggi - yang lebih terkait erat dengan kerentanan lingkungan, menurut penelitian tersebut.

“Meskipun studi epidemiologi yang lebih luas diperlukan, penelitian ini tidak memberikan bukti bahwa penggunaan taman berkontribusi pada penyebaran COVID-19,” tulis mereka.

Jumlah pengunjung taman meningkat dengan kepadatan di Philadelphia, begitu pula jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fatin Shidqia Positif Covid-19, Tangan Diinfus dan Pakai Oksigen

Fatin Shidqia Positif Covid-19, Tangan Diinfus dan Pakai Oksigen

Sumbar | Jum'at, 14 Mei 2021 | 16:53 WIB

Tes Covid-19 Anjlok Saat Lebaran, Kasus Positif Tambah 2.633 Orang Hari Ini

Tes Covid-19 Anjlok Saat Lebaran, Kasus Positif Tambah 2.633 Orang Hari Ini

News | Jum'at, 14 Mei 2021 | 16:45 WIB

Pegiat Media Sosial Batam Covid-19, Dapat Doa dari Anak Korban Terorisme

Pegiat Media Sosial Batam Covid-19, Dapat Doa dari Anak Korban Terorisme

Batam | Jum'at, 14 Mei 2021 | 15:24 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB