Kenali Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Dan Cara Pencegahannya

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 20 Mei 2021 | 14:28 WIB
Kenali Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Dan Cara Pencegahannya
Ilustrasi penyakit kardiovaskular [shutterstock]

Suara.com - Penyakit tidak menular atau PTM merupakan penyakit yang tidak dapat ditularkan ke orang lain melalui bentuk kontak apapun, karena bukan disebabkan oleh virus maupun bakteri. PTM muncul dalam jangka waktu yang panjang, sebagai akibat perilaku gaya hidup yang tak sehat.

Meski tidak menular, PTM menempati urutan yang cukup besar sebagai penyebab kematian terbanyak.

“Yang pertama penyakit jantung koroner yang menyumbang 36,9 persen dari kematian terbanyak, lalu kanker 9,7 persen, diabetes mellitus dengan komplikasi 9,3 persen, tuberkulosis 5,9 persen, dan penyakit paru obstruktif kronis 2,9 persen,” kata Koord. Program PTM Puskesmas Cilandak, dr. Helena Trinina. S, pada acara webinar Pengendalian Penyakit Tidak Menular Pasca Lebaran, Rabu (19/5/2021).

Dan yang lebih miris, selain menyumbang kematian terbanyak, PTM juga mengambil pembiayaan kesehatan terbesar dalam sistem jaminan kesehatan nasional. Misalnya saja, penyakit jantung sebesar Rp 10,5 triliun, kanker Rp 3,4 triliun, stroke Rp 2,5 triliun, dan gagal ginjal Rp 2,3 triliun.

Namun untungnya, kita bisa mencegah PTM. Dikatakan dr. Helena bahwa PTM umumnya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Orang yang mengalami penyakit tidak menular sebesar 80 persen akibat gaya hidup.

Faktor risiko PTM ada dua, yaitu yang tidak bisa diubah dan yang bisa diubah. “Yang tidak bisa diubah itu ada tiga, yakni usia, jenis kelamin, atau keturunan dari orang tua, saudara, atau kakek neneknya,” ungkap dr. Helena.

“Kita bisa mencegahnya dengan tidak merokok, kurangin aktivitas fisik, pola makan yang tidak sehat, obesitas, darah tinggi, dan prediabetes. Nah prediabetes ini jika tidak bisa dicegah, bisa menjadi diabetes yang berkomplikasi,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, menurut Head of health program ACT dr. M. Riedha, BMedsci, MSc, penyakit tidak menular terjadi pada negara dengan berpendapatan rendah menengah, salah satunya Indonesia.

“Sebetulnya, 4 di antara 5 orang dengan PTM berasal dari negara berpendapatan rendah menengah, salah satunya Indonesia,” ungkapnya.

baca juga

“Ini hanya contoh, tapi banyak gaya hidup yang tidak sehat. Seperti jajanan di pinggir jalan. Saya bukan menilai buruk, tapi ada beberapa yang memakai bahan seperti boraks,” ungkap dr. M. Riedha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Pola Hidup Tidak Sehat Saat Muda Bisa Jadi Bom Waktu di Hari Tua

Waspada, Pola Hidup Tidak Sehat Saat Muda Bisa Jadi Bom Waktu di Hari Tua

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 16:10 WIB

Asupan Gizi Seimbang Turunkan Risiko Penyakit Tidak Menular Selama Pandemi

Asupan Gizi Seimbang Turunkan Risiko Penyakit Tidak Menular Selama Pandemi

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 12:50 WIB

Kematian Akibat PTM Tinggi, Ini yang Bisa Dilakukan Sebagai Proteksi

Kematian Akibat PTM Tinggi, Ini yang Bisa Dilakukan Sebagai Proteksi

Press Release | Selasa, 15 Desember 2020 | 17:32 WIB

Terkini

Demi Keuntungan, BBM dan LPG Subsidi Diduga Diselewengkan, 3 Kasus Dibongkar di Jateng

Demi Keuntungan, BBM dan LPG Subsidi Diduga Diselewengkan, 3 Kasus Dibongkar di Jateng

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Indonesia - Korea Perkuat Kemitraan Bisnis, Platform Digital GPP Resmi Diluncurkan

Indonesia - Korea Perkuat Kemitraan Bisnis, Platform Digital GPP Resmi Diluncurkan

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:42 WIB

Balita di Samarinda Meninggal Sesak Napas saat Kabut Asap Karhutla

Balita di Samarinda Meninggal Sesak Napas saat Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Kapan Prabowo Ulang Tahun? Ini Ramalan Zodiak dan Shio Presiden RI ke-8

Kapan Prabowo Ulang Tahun? Ini Ramalan Zodiak dan Shio Presiden RI ke-8

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:32 WIB

KPK: Fee Proyek Rp1,9 Miliar Diduga Dipakai Bupati Klaten Bayar Utang Pilkada

KPK: Fee Proyek Rp1,9 Miliar Diduga Dipakai Bupati Klaten Bayar Utang Pilkada

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Tindaklanjuti Pertemuan Prabowo-Putin, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang dan Ekonomi Bilateral

Tindaklanjuti Pertemuan Prabowo-Putin, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang dan Ekonomi Bilateral

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Review Drama In Your Radiant Season, Romansa Masa Lalu Desainer dan Animator

Review Drama In Your Radiant Season, Romansa Masa Lalu Desainer dan Animator

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Dapat Surat Keterangan Agenda, KPK Sudah Tahu Nusron Wahid Ada di Luar Negeri

Dapat Surat Keterangan Agenda, KPK Sudah Tahu Nusron Wahid Ada di Luar Negeri

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:17 WIB

Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:09 WIB

×