Risiko Kematian Pasien Covid-19 Kritis di Afrika Sangat Tinggi

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 21 Mei 2021 | 19:42 WIB
Risiko Kematian Pasien Covid-19 Kritis di Afrika Sangat Tinggi
Ilustrasi pasien Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah merenggut puluhan ribu nyawa di seluruh dunia. Meski begitu, di beberapa negara masih bisa menyelamatkan pasien yang kritis. Berbeda jauh dengan di Afrika.

Sebuah penelitian baru menunjukkan pasien Covid-19 kritis yang dirawat di rumah sakit lebih berisiko meninggal dibanding penderita penyakit pernapasan tersebut di negara lainnya.

"Kekurangan sumber daya perawatan kritis adalah masalah utamanya. Ini termasuk kurangnya staf dan peralatan khusus seperti pemantau oksigen di darah (pulse oximeter)," kata peneliti, dilansir BBC, Jumat (21/5/2021).

Hasil tersebut didapat dari pengamatan peneliti terhadap lebih dari tiga ribu pasien di 64 rumah sakit di 10 negara bagian Afrika. Peneliti menemukan hampir separuh pasien yang membutuhkan perawatan intensif tidak selamat.

"Kematian jauh lebih tinggi di Afrika daripada wilayah lain karena sumber daya yang terbatas," ujar salah seorang pemimpin studi Bruce Biccard dari Universitas Cape Town, Afrika Selatan.

Ilustrasi sakit. (Pexels/ Andrea Piacquadio)
Ilustrasi sakit. (Pexels/ Andrea Piacquadio)

"Faktanya, hanya satu dari dua pasien yang dirujuk ke perawatan kritis yang benar-benar masuk ke perawatan kritis. Begitu mereka berada di sana, terapi yang dapat kami berikan jauh lebih sedikit dari yang seharusnya," sambungnya.

Peneliti juga mengatakan bahwa dalam beberapa kasus sumber daya yang tersedia kurang dimanfaatkan.

"Sangat mengejutkan melihat bahwa 68% rumah sakit memiliki akses ke dialisis tetapi hanya 10% dari pasien yang menerimanya," ujar Bruce Kirenga dari Universitas Makerere Uganda berkata, mengomentari penelitian tersebut.

Mereka menyoroti kurangnya staf terampil dalam menggunakan peralatan yang tersedia serta perawatan yang buruk.

baca juga

Terlepas dari tingkat kematian pasien Covid-19 ini, secara umum Afrika telah mencatat beberapa kali jumlah kematian yang rendah akibat SARS-CoV-2 sebelumnya.

Afrika, yang memiliki 17 persen populasi dunia, menyumbang 4 persen dari kematian Covid-19 yang dilaporkan seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Varian Baru Virus Corona Asal Afrika dan Inggris Terdeteksi Masuk Jatim

Dua Varian Baru Virus Corona Asal Afrika dan Inggris Terdeteksi Masuk Jatim

Jatim | Senin, 17 Mei 2021 | 14:32 WIB

Ramah Lingkungan, Anak Muda Afrika Selatan Buat Rumah Bebas Emisi Karbon

Ramah Lingkungan, Anak Muda Afrika Selatan Buat Rumah Bebas Emisi Karbon

Video | Senin, 17 Mei 2021 | 09:49 WIB

Afrika Selatan Deteksi 4 Kasus Infeksi Varian Baru Virus Corona India

Afrika Selatan Deteksi 4 Kasus Infeksi Varian Baru Virus Corona India

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 09:41 WIB

Terkini

Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar

Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa

Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:30 WIB

KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri

KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:25 WIB

5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian

5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:22 WIB

SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius

SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera

Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21 WIB

4 Pilihan HP Redmi Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera 108 MP hingga Baterai 7.000 mAh

4 Pilihan HP Redmi Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera 108 MP hingga Baterai 7.000 mAh

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

×