Komnas KIPI Tegaskan Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Vaksinasi Covid-19

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 23 Mei 2021 | 17:00 WIB
Komnas KIPI Tegaskan Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Vaksinasi Covid-19
Sebagai ilustrasi: Vaksinator menyuntikkan vaksin ke warga lansia di Posyandu Lansia Pedukuhan Kedon, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Rabu (19/5/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Suara.com - Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Prof. Hindra Irawan Satari menegaskan belum ada kasus kematian akibat menerima vaksinasi COVID-19 di Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan setelah banyaknya informasi simpang siur yang kematian yang terjadi dan dikaitkan dengan progam vaksinasi COVID-19.

Dilansir dari laman resmi covid19.go.id, ada 27 kasus kematian yang diduga terjadi akibat vaksinasi merek Sinovac. Namun setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, kata Hindra, kematian yang terjadi tidak ada kaitannya dengan program vaksinasi.

Dikatakan, 10 kasus kematian terjadi diduga akibat terinfeksi COVID-19, diikuti 14 orang yang mengalami penyakit jantung dan darah, lalu 1 orang yang mengalami gangguan fungsi ginjal mendadak, dan dua orang terkena diabetes mellitus dan hipertensi yang tidak terkontrol.

“Kenapa kami bisa membuat diagnosis itu? Karena datanya lengkap. Seperti pemeriksaan, dirawat di-rontgen, diperkisa lab, dan di CT-scan,” ungkap Hindra.

Sementara itu, ada tiga kasus meninggal dunia yang diduga terkait vaksinasi Covid-19 merek AstraZeneca. Namun lagi-lagi Hindra mengatakan bahwa kematian yang terjadi bukan karena vaksinasi, melainkan karena adanya penyakit lain.

Melansir dari BBC, pakar kesehatan masyarakat Prof Linda Bauld mengatakan sebagian besar masyarakat yang mendapat vaksinasi Covid-19 memang akan mengalami efek samping yang ringan.

Ia mengatakan bagaimana efek samping serius dari vaksin apa pun merupakan efek yang tidak biasa. “Sebagian besar efek samping dari vaksin Covid sangat ringan. Meski ada kasus yang parah, tapi sangat jarang,” ungkapnya.

"Kami juga telah mengetahui adanya penggumpalan darah langka lewat vaksin Oxford-AstraZeneca, tapi itu tidak mungkin menjadi penyebabnya," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Penting, Tetapi Penerapan 3M yang Utama

Vaksin Penting, Tetapi Penerapan 3M yang Utama

Video | Minggu, 23 Mei 2021 | 11:05 WIB

Wali Kota Surabaya Berharap Partisipasi Perusahaan Gelar Vaksinasi Covid-19

Wali Kota Surabaya Berharap Partisipasi Perusahaan Gelar Vaksinasi Covid-19

Jatim | Sabtu, 22 Mei 2021 | 19:31 WIB

Punya Komorbid, Pelukah Medical Check Up Sebelum Vaksinasi Covid-19?

Punya Komorbid, Pelukah Medical Check Up Sebelum Vaksinasi Covid-19?

Health | Sabtu, 22 Mei 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Jogja | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×