Epidemilog Sebut Konsep Herd Immunity Terdengar Seperti Dongeng, Imajiner

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 24 Mei 2021 | 00:24 WIB
Epidemilog Sebut Konsep Herd Immunity Terdengar Seperti Dongeng, Imajiner
Ilustrasi herd immunity. (Shutterstock)

Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 tengah gencar dilakukan di seluruh dunia termasuk Indonesia guna menekan angka sebaran virus corona penyebab sakit Covid-19.

Dengan cakupan vaksinasi yang tinggi, diharapkan Indonesia dapat 'terlindungi' dari Covid-19 lewat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok.

Meski demikian, seorang Epidemilog dari Universitas Indonesia Dr. Pandu Riono mengatakan bagaimana konsep herd immunity merupakan konsep yang imajiner.

“Mereka percaya dengan konsep herd immunity, jadi menghitung berapa persen alokasi persen untuk mencapai herd immunity. Padahal itu tidak mungkin tercapai, dan konsep itu sangat imajiner,” ungkapnya pada acara webinar Covid Masih Ada, Sabtu (22/5/2021).

Ia mengatakan, herd immunity yang imajiner laiknya itung-itungan matematika.

"Mungkin bisa dihitung. Tapi apakah bisa (terjadi herd immunity)? Belum tentu. Bahkan lewat buku epidemiolog yang terbaru, indeks herd immunity sudah dihapus," ungkapnya.

Ia pun meminta agar pemerintah dan masyarakat berhenti mengandalkan konsep herd immunity.

"Untuk mencapai vaksin lewat perhitungan awal 85 persen, itu tidak mungkin di Indonesia. Indonesia saja tidak punya pabrik vaksin, bahkan Indonesia sangat luas, apalagi dengan angka,” paparnya.

Karena itu, ia menegaskan untuk mengendalikan pandemi tidak harus mencatat cakupan vaksinasi hingga 85 persen. Kata Pandu, cakupan vaksinasi 45 persen saja sudah bisa mengendalikan sebaran kasus infeksi.

baca juga

Ia juga menyebut bagaimana target herd immunity dari cakupan vaksinasi sampai 85 persen terkesan seperti laiknya dongeng.

"Jadi konsep herd immunity itu hampir tidak mungkin diceritakan dengan mudah. Tapi orang membayangkan seperti suatu keajaiban laiknya dongeng. Padahal realitanya tidak mungkin terjadi. Kenapa? Karena tidak mungkin orang mau semuanya divaksinasi," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekanbaru Gelar Vaksinasi Massal di 8 Tempat, Ini Lokasinya

Pekanbaru Gelar Vaksinasi Massal di 8 Tempat, Ini Lokasinya

Riau | Minggu, 23 Mei 2021 | 20:38 WIB

Komnas KIPI Tegaskan Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Vaksinasi Covid-19

Komnas KIPI Tegaskan Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Vaksinasi Covid-19

Health | Minggu, 23 Mei 2021 | 17:00 WIB

Vaksin Penting, Tetapi Penerapan 3M yang Utama

Vaksin Penting, Tetapi Penerapan 3M yang Utama

Video | Minggu, 23 Mei 2021 | 11:05 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×