Tak Cuma Porsi, Kapan Anda Makan Juga Berperan dalam Penurunan Berat Badan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 24 Mei 2021 | 09:32 WIB
Tak Cuma Porsi, Kapan Anda Makan Juga Berperan dalam Penurunan Berat Badan
Ilustrasi sarapan telur. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam hal menurunkan berat badan, orang sering terpaku pada apa yang dimakan dan sebanyak apa porsinya. Padahal "kapan Anda makan" juga sama pentingnya.

Menyelaraskan makanan Anda dengan ritme sirkadian tubuh (siklus tidur-bangun) dapat membantu tubuh Anda menjalankan fungsinya dengan baik dan berkontribusi pada berat badan yang sehat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity menemukan bahwa orang yang makan sarapan besar mengalami lebih dari dua kali lipat jumlah penurunan berat badan dibandingkan dengan mereka yang makan malam besar.

Kelompok yang makan sarapan lebih banyak tetapi makan malam kecil menunjukkan peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol. Sesuai hasil penelitian, mereka juga menunjukkan risiko masalah kesehatan yang jauh lebih rendah seperti diabetes, sindrom metabolik, dan penyakit jantung.

Priyanka Agarwal, Ahli Gizi Klinis, Departemen Diet & Nutrisi, Max Super Speciality Hospital, Vaishali dan Max Multi Speciality Center, Noida, menjelaskan bahwa waktu makan merupakan aspek penting dalam menurunkan berat badan.

Menyiapkan bekal anak [shutterstock]
Ilustrasi sarapan. [shutterstock]

"Mungkin sulit bagi beberapa orang untuk makan setiap dua jam seperti yang direkomendasikan. Namun, jika Anda tidak dapat mengikuti waktu itu, penting bagi Anda untuk makan makanan utama Anda: sarapan, makan siang dan makan malam pada waktu tertentu dan menyertakan camilan di antara dua waktu makan utama," ujarnya, seperti dikutip dari The Healthsite.

Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa tubuh membakar kalori saat istirahat, yang dikenal sebagai laju metabolisme basal (BMR). Karena tubuh membakar kalori di malam hari, tubuh membutuhkan lebih banyak energi saat Anda bangun. Inilah alasan mengapa Anda harus makan sarapan yang banyak.

Selain itu, sarapan yang mengenyangkan akan membantu meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh berfungsi sebaik mungkin, yang juga membantu menurunkan berat badan.

Jadi, jika seseorang melewatkan sarapan atau terlambat sarapan, maka mereka juga akan makan siang terlambat atau melewatkannya, dan pada akhirnya mereka akan makan malam dengan porsi yang banyak.

Seluruh waktu makan yang terganggu ini dapat memengaruhi siklus tubuh Anda juga. Agarwal pun menyarankan untuk sarapan yang banyak dan memilih makan malam yang ringan.

Namun tentu saja, menu sarapan sebaiknya yang sehat dengan cukup protein, karbohidrat dan nutrisi penting lain. Selain itu, pastikan ada jeda setidaknya 2-3 jam antara waktu makan terakhir Anda hari itu dan tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Usai Lebaran Pola Makan Sulit Dikontrol, Ini Tipsnya

Awas! Usai Lebaran Pola Makan Sulit Dikontrol, Ini Tipsnya

Jawa Tengah | Minggu, 23 Mei 2021 | 12:46 WIB

Nagita Slavina Ngidam Makanan Jepang, Jerome Polin Kelimpungan

Nagita Slavina Ngidam Makanan Jepang, Jerome Polin Kelimpungan

Banten | Minggu, 23 Mei 2021 | 09:15 WIB

Hasil Tes GeNose Bisa Positif usai Makan Jengkol, Begini Kata Ahli

Hasil Tes GeNose Bisa Positif usai Makan Jengkol, Begini Kata Ahli

Riau | Sabtu, 22 Mei 2021 | 11:02 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB