Anjing Bisa Dilatih untuk Deteksi Penderita Covid-19 yang Tidak Bergejala!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 24 Mei 2021 | 14:46 WIB
Anjing Bisa Dilatih untuk Deteksi Penderita Covid-19 yang Tidak Bergejala!
Ilustrasi anjing (Pixabay)

Suara.com - Sebuah penelitian baru yang masih pracetak menunjukkan anjing dapat dilatih untuk mendeteksi infeksi Covid-19, bahkan ketika pasien tidak menunjukkan gejala atau asimptomatik.

Menurut studi ini, para anjing bisa mendeteksi hingga 90 persen. Karenanya, penulis berharap cara ini mampu menggantikan kebutuhan untuk mengarantina semua pendatang baru dalam sebuah negara.

Menggunakan kelebihan indera penciumannya, anjing juga sudah terbukti dapat mengendus penyakit lain, seperti kanker, malaria, dan epilepsi, lapor Science Alert.

Berangkat dari hal itu, peneliti dari London School of Tropical Medicine mencari tahu apakah anjing dapat mendeteksi bau khas dari senyawa kimia pada orang yang positif Covid-19, tetapi tidak menunjukkan gejala.

Peneliti pun mengumpulkan 200 sampel pakaian dan masker dari orang yang positif terinfeksi SARS-CoV-2 dan bergejala ringan.

Ilustrasi anjing Jack Russell.[Unsplash/Glen Carrie]
Ilustrasi anjing Jack Russell.[Unsplash/Glen Carrie]

Kemudian sampel diatur dalam tes laboratorium untuk enam anjing yang telah dilatih untuk menunjukkan ada atau tidaknya senyawa kimia tersebut.

Menurut peneliti, anjing-anjing juga perlu dilatih untuk mendeteksi positif palsu. Tujuannya agar anjing dapat memahami sepenuhnya mana yang positif atau negatif asli.

Secara keseluruhan, anjing-anjing tersebut berhasil mengidentifikasi antara 82 hingga 94 persen pada sampel. Kemudian, peneliti memodelkan seberapa efektif tingkat keberhasilan ini, dikombinasikan dengan tes PCR.

Mereka menemukan, menggunakan anjing untuk menyaring pendatang di tempat fasilitas umum, seperti bandara, dapat mendeteksi 91 persen kasus, menghasilkan tingkat penularan 2,24 persen lebih rendah dibandingkan tes PCR saja,

baca juga

"Apa yang kami sarankan adalah, anjing akan melakukan pemeriksaan awal, kemudian pendatang yang diindikasi positif akan menjalani tes PCR," kata penulis studi James Logan.

Meski begitu, profesor Imunologi Komparatif di Universitas Bristol, Mick Bailey, yang tidak terlibat dalam penelitian, mengatakan studi ini masih memerlukan validasi lebih lanjut sebelum para ilmuwan yakin bahwa anjing dapat mendeteksi infeksi virus corona asimptomatik secara andal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Anjing Pelabuhan Merak Dibikin Repot

Gara-gara Anjing Pelabuhan Merak Dibikin Repot

Banten | Senin, 24 Mei 2021 | 07:26 WIB

Geger! Virus COVID-19 Varian Baru Ditularkan Anjing

Geger! Virus COVID-19 Varian Baru Ditularkan Anjing

Bali | Senin, 24 Mei 2021 | 07:45 WIB

Peneliti Temukan Virus Corona Anjing pada Anak Laki-Laki, Berbahayakah?

Peneliti Temukan Virus Corona Anjing pada Anak Laki-Laki, Berbahayakah?

Health | Sabtu, 22 Mei 2021 | 20:35 WIB

Terkini

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:03 WIB

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:55 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

×