Peneliti Temukan Virus Corona Anjing pada Anak Laki-Laki, Berbahayakah?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 22 Mei 2021 | 20:35 WIB
Peneliti Temukan Virus Corona Anjing pada Anak Laki-Laki, Berbahayakah?
Ilustrasi anjing labrador. (Pixabay)

Suara.com - Peneliti dari Duke University, Carolina Utara, menemukan virus corona baru yang berasal dari anjing dalam sampel usap milik seorang anak Malaysia yang didiagnosis pneumonia pada 2018.

Apabila terbukti menyebabkan penyakit, itu adalah virus corona kedelapan yang diketahui dan kasus pertama dari anjing, kata peneliti.

Namun, studi yang terbit di jurnal Clinical Infectious Diseases pada Kamis (20/5/2021) kemarin ini tidak dapat membuktikan apakah pneumonia pada anak tersebut disebabkan oleh virus corona atau patogen lain. Sebab, sang anak juga terinfeksi rhinovirus, virus penyebab flu biasa pada manusia.

Bahkan jika virus anjing memang menyebabkan penyakit pasien ini tiga tahun lalu, tidak jelas apakah virus corona ini, yang secara genetik mirip dengan virus corona anjing lainnya, dapat menyebar di antara manusia, lapor Live Science.

"Seberapa umum virus (anjing) ini, dan apakah dapat ditularkan secara efisien dari anjing ke manusia atau antar manusia, tidak ada yang tahu," kata penulis senior studi Gregory Gray, profesor kedokteran, kesehatan global dan kesehatan lingkungan di Duke University.

Ilustrasi anjing Jack Russell.[Unsplash/Glen Carrie]
Ilustrasi anjing Jack Russell.[Unsplash/Glen Carrie]

Meski begitu, para peneliti mengatakan temuan mereka menggarisbawahi ancaman virus corona hewan terhadap manusia, risiko yang semakin jelas setelah adanya pandemi Covid-19. Walaubelum jelas, beberapa peneliti yakin SARS-CoV-2 ditularkan dari kelelawar ke manusia.

"Virus corona ini kemungkinan menyebar ke manusia dari hewan lebih sering dari yang kita ketahui. Kami kecolongan karena sebagian besar tes diagnostik rumah sakit hanya mendeteksi virus corona manusia yang sudah diketahui," lanjutnya.

Studi ini berawal dari saat peneliti mengembangkan tes diagnostik semua jenis virus corona. Kemudian, mereka menganalisis 301 sampel yang dikumpulkan pada 2017 dan 2018 dari pasien pneumonia yang dirawat di Sarawak, Malaysia.

Mereka menemukan delapan dari 301 sampel dinyatakan positif mengidap virus corona baru dari anjing.

baca juga

"Saya pikir, 'Ada yang salah'. Virus corona pada anjing tidak diperkirakan akan menular ke manusia. Ini tidak pernah dilaporkan sebelumnya," kata rekan penulis studi Anastasia Vlasova, virolog dan asisten profesor di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Negeri Ohio.

Setelah pengecekan ulang, mereka mengonfirmasi bahwa virus corona tersebut (CCoV-HuPn-2018) merupakan virus corona baru pada anjing. Virus ini juga mengandung segmen materi genetik dari virus corona kucing dan babi. Artinya, virus pernah menginfeksi dua hewan tersebut.

Menariknya, virus corona baru dari anjing ini juga memiliki mutasi yang belum pernah terlihat sebelumnya. Implikasi dari mutasi ini tidak jelas, tetapi ada kemungkinan hal itu membantu virus corona hewan beradaptasi untuk menginfeksi manusia.

Para peneliti berencana melakukan lebih banyak penelitian untuk melihat seberapa umum infeksi virus corona pada manusia dan apakah virus ini dapat ditemukan pada orang sehat dan juga yang sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir Seampuh PCR, Uji Coba Tes Covid-19 dengan Anjing 97 Persen Akurat

Hampir Seampuh PCR, Uji Coba Tes Covid-19 dengan Anjing 97 Persen Akurat

Health | Sabtu, 22 Mei 2021 | 14:18 WIB

Peneliti Temukan Virus Corona Baru dari Anjing ke Manusia

Peneliti Temukan Virus Corona Baru dari Anjing ke Manusia

Health | Sabtu, 22 Mei 2021 | 13:43 WIB

Anjing di Bangkok Dilatih Mendeteksi Covid-19 Melalui Sampel Keringat

Anjing di Bangkok Dilatih Mendeteksi Covid-19 Melalui Sampel Keringat

Foto | Sabtu, 22 Mei 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:00 WIB

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

×