Array

Waspadai Infeksi Jamur Hitam, Ketahui Gejala, Pengobatan dan Pencegahannya!

Senin, 24 Mei 2021 | 16:17 WIB
Waspadai Infeksi Jamur Hitam, Ketahui Gejala, Pengobatan dan Pencegahannya!
Ilustrasi pasien infeksi jamur hitam (Unsplash)

Suara.com - Saat ini, jumlah orang yang terinfeksi jamur hitam terus meningkat. Para ahli pun menyebut situasi ini sebagai pandemi di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan India mengatakan infeksi jamur hitam ini rentan terjadi pada orang yang pulih dari virus corona Covid-19, terutama orang yang menjalani perawatan medis menggunakan alat bantu oksigen di ICU.

Penggunaan alat bantu oksigen selama perawatan medis di ICU bisa meningkatkan risiko infeksi jamur hitam, karena kelembapan yang berlangsung lama.

Selain itu dilansir dari Times of India, penggunaan air keran biasa dalam pengukur aliran tabung oksigen juga bisa menyebabkan penyebab infeksi jamur hitam. Kasus ini juga bisa dipicu oleh alat pemipaan dan pelembap oksigen yang tercemar jamur.

Sistem kekebalan yang lemah, konsumsi steroid yang terlalu banyak, terapi vorikonazol dan diabetes juga bisa membuat seseorang berisiko tinggi alami infeksi jamur hitam.

Ilustrasi pasien covid-19, infeksi jamur hitam(Shutterstock)
Ilustrasi pasien covid-19, infeksi jamur hitam(Shutterstock)

Gejala infeksi jamur hitam

Gejala umum infeksi jamur hitam meliputi perubahan warna pada hidung dan lidah, penglihatan kabur, masalah pernapasan, nyeri dada, batuk disertai darah, kemerahan pada mata, demam, batuk, sakit kepala, lesi hitam di dalam mulut dan muntah.

Pengobatan dan pencegahan infeksi jamur hitam

Injeksi amfotesirin-B adalah pengobatan utama untuk infeksi jamur hitam. Suntikan amfotesirin-B itu termasuk obat antijamur. Jika terinfeksi, pasien harus dirawat di bawah pengawasan ketat ahli bedah mata, spesialis THT dan ahli bedah saraf karena infeksi itu mempengaruhi berbagai bagian tubuh secara bersamaan.

Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Insomnia, Begini Cara Mengatasinya!

Bila dibutuhkan tindakan pembedahan, maka semua jaringan yang terinfeksi jamur hitam harus diangkat demi menyelamatnya nyawa. Karena, beberapa orang akan kehilangan penglihatan mereka dan rahang atas dalam beberapa kasus.

Bahkan pasien mungkin membutuhkan prosedur antijamur intravena selama 4 hingga 6 Minggu untuk mengatasi infeksi jamur hitam tersebut. Adapun beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah infeksi jamur hitam.

  1. Kontrol gula darah
  2. Pantau kadar gula darah secara rutin pasca pemulihan virus corona Covid-19
  3. Gunakan air bersih dan steril dalam humidifier untuk terapi oksigen
  4. Gunakan steroid dan obat antijamur yang telah diresepkan dokter
  5. Jangan abaikan gejala jamur hitam
  6. Jangan abaikan hidung tersumbat, terutama setelah sembuh dari virus corona Covid-19
  7. Jangan berpikir dua kali untuk melakukan pemeriksaan apapun jika merasakan gejala infeksi jamur hitam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI