Ilmuwan Temukan Antibodi Virus Dengue Penyebab DBD, Siap untuk Pembuatan Vaksin?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 25 Mei 2021 | 19:11 WIB
Ilmuwan Temukan Antibodi Virus Dengue Penyebab DBD, Siap untuk Pembuatan Vaksin?
virus dengue. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Virus dengue, yang dibawa oleh nyamuk Aedes mencatat rekor lebih dari 400 juta kasus pada 2019. Tetapi, pengembangan vaksin untuk virus dengue pun menjadi lebih menantang karena ada empat train dengue yang tersebar di masyarakat.

Seperti infeksi SARS-CoV-2, efek infeksi virus dengue dapat berkisar dari penyakit tanpa gejala hingga parah berakibat fatal.

Tetapi, penemuan biomarker baru mungkin memprediksi repon klinis dan kekebalan terhadap virus dengue yang bisa menjadi data penting untuk vaksin di masa depan, dilansir Medical Xpress.

Studi ini, dipimpin oleh Profesor Mikrobiologi dan Genetika Molekuler (MMG) Sean Diehl, Ph.D. dari Universitas Vermont (UVM), bertujuan untuk menentukan kandidat biomarker dan prediktor untuk respon klinis dan imunologis akibat infeksi dengue.

Sebelumnya, Diehl dan Ketua MMG Beth Kirkpatrick, MD, telah melakukan studi yang menunjukkan bagaimana vaksin demam beradarah yang dikembangkan mengaktifkan respon kekebalan untuk melindungi dari demam berdarah dengue (DBD).

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi vaksin virus dengue (Sumber: Shutterstock)

Dasar vaksin tersebut adalah virus dengue yang dilemahkan. Cara ini dinilai lebih efektif dan tahan lama dalam melawan infeksi virus.

Untuk lebih memahami bagaimana virus dengue yang dilemahkan dapat mengaktifkan kekebalan, Diehl dan Kirkpatrick bekerja sama dengan John Hanley, Ph.D., spesialis penelitian UVM dan Pusat Pengujian Vaksin.

Mereka menyelidiki gen mana yang diaktifkan atau ditekan dalam sel kekebalan dari subjek yang terpapar virus dengue yang dilemahkan, dengan karakteristik baik serta aman.

Tim menemukan kolerasi kuat antara aktivasi gen kekebalan spesifik dan kemampuan sistem kekebalan para peserta studi. Itu untuk mengaktifkan mekanisme pertahanan seluler dengan lebih cepat dan membangun antibodi pelindung terhadap virus dengue.

"Data ini menunjukkan biomarker potensial baru untuk mengkarakterisasi infeksi virus dengue dan jalur baru yang dapat dimanfaatkan untuk memerangi replikasi virus," kata Diehl.

"Hasil kami juga memberi kami beberapa petunjuk tentang bagaimana kami mungkin dapat meningkatkan tanggapan kekebalan pelindung, yang merupakan tujuan mengembangkan vaksin yang efektif," lanjutnya.

Selain itu, studi ini juga akan menentukan berapa lama kebebalan pelindung vaksin demam berdarah yang dikembangkan NIH dapat bertahan, untuk mendapatkan sampel darah untuk pengujian lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Vaksin Ilegal di Sumut, Satgas Covid Minta Masyarakat Lebih Hati-hati

Kasus Vaksin Ilegal di Sumut, Satgas Covid Minta Masyarakat Lebih Hati-hati

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 17:22 WIB

Akademisi Ungkap Manfaat Vaksin Gotong Royong untuk Herd Immunity, Apa?

Akademisi Ungkap Manfaat Vaksin Gotong Royong untuk Herd Immunity, Apa?

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 16:48 WIB

Stok Melimpah tapi Sepi Pendaftar, Hong Kong Bakal Buang Jutaan Dosis Vaksin

Stok Melimpah tapi Sepi Pendaftar, Hong Kong Bakal Buang Jutaan Dosis Vaksin

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 15:53 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB