Infeksi Jamur Kuning Lebih Bahaya, Apa Bedanya dengan Jamur Hitam dan Putih?

Rabu, 26 Mei 2021 | 13:50 WIB
Infeksi Jamur Kuning Lebih Bahaya, Apa Bedanya dengan Jamur Hitam dan Putih?
Ilustrasi rumah sakit, pasien infeksi jamur kuning [Shutterstock]

Suara.com - Infeksi jamur kuning yang menimpa seorang pasien setelah sembuh dari virus corona Covid-19 di Uttar Pradesh, India telah menambah kekhawatiran, di samping kasus infeksi jamur hitam dan jamur putih.

Karena, infeksi jamur kuning ini dinilai lebih berbahaya dibandingkan infeksi jamur hitam dan jamur hitam. Pasalnya, jamur kuning bisa menyebabkan kerusakan pada organ dalam tubuh sehingga lebih sulit untuk diidentifikasi dan diobati penyakitnya.

Infeksi jamur kuning disebut juga mukor septik, yakni infeksi jamur yang tidak terjadi pada manusia tetapi kadal. Orang yang terinfeksi virus corona Covid-19, menggunakan pengobatan steroid dan memiliki kekebalan tubuh lemah sangat rentan terinfeksi jamur kuning.

Gejala infeksi jamur kuning sendiri berupa penurunan berat badan, nafsu makan berkurang dan kelesuan. Tapi, kondisi ini bisa berubah lebih parah, seperti nanah, mata cekung, kegagalan organ, penyembuhan luka yang lama dan nekrosis bila terdeteksi terlambat.

Dilansir dari Times of India, adapun penyebab infeksi jamur kuning adalah tingkat kelembapan di bawah 30-40 persen yang bisa mendorong pertumbuhan jamur. Selain itu, kebersihan yang buruk dan makanan basi juga bisa memicu pertumbuhan jamur ini.

Ilustrasi pasien infeksi jamur (Unsplash)
Ilustrasi pasien infeksi jamur (Unsplash)

Sebenarnya, jamur kuning bisa diobati dengan mudah bila terdeteksi tepat waktu. Sayangnya, pengobatan infeksi jamur kuning sering tertunda karena terlambat dideteksi dan memengaruhi bagian dalam tubuh.

Sejauh ini juga belum ada data yang jelas mengenai tingkat kematian akibat infeksi jamur kuning. Karena itu, infeksi jamur kuning dinilai lebih berbahaya dibandingkan jamur hitam dan jamur putih.

Sekarang ini, pengobatan jamur kuning hanya dari suntikan amphotericin B, yang merupakan obat antijamur untuk mengobati jamur hitam. Sementara itu, ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari jamur kuning, antara lain:

  1. Jaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar
  2. Jangan mengonsumsi makanan basi
  3. Jaga kelembapan di dalam ruangan tetap terkendali, karena tingkat kelembapan yang terlalu tinggi bisa meningkatkan pertumbuhan jamur
  4. Penderita virus corona harus memulai pengobatannya lebih cepat untuk meminimalisir risiko komplikasinya.

Baca Juga: Temuan Intelijen AS Kembali Curigai Virus Corona Berasal dari Laboratorium

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI