Benarkah Vaksin AstraZeneca dan Pfizer Sebabkan Efek Samping Nyeri Kaki? Ini Kata PHE

Rabu, 26 Mei 2021 | 17:36 WIB
Benarkah Vaksin AstraZeneca dan Pfizer Sebabkan Efek Samping Nyeri Kaki? Ini Kata PHE
Ilustrasi nyeri kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Efek samping vaksin Covid-19 yang paling umum adalah kelelahan, nyeri di lengan yang disuntik dan rasa sakit. Tapi, pembekuan darah baru-baru ini santer dikati-kaitkan sebagai efek samping vaksin AstraZeneca.

Gejala pembekuan darah ini termasuk nyeri berdenyut atau kram di kaki. Tapi, apakah vaksin AstraZeneca dan Pfizer bisa menyebabkan efek samping berupa nyeri kaki?

Menurut data dari Public Health England (PHE), nyeri kaki belum dikaitkan dengan efek samping vaksin AstraZeneca maupun Pfizer secara spesifik. Tapi, PHE mencatat bahwa 1 dari 10 orang telah mengaku mengalami nyeri sendi atau nyeri otot setelah menderita suntikan pertama vaksin tersebut.

Beberapa laporan yang mengaitkan vaksin AstraZeneca dengan pembekuan darah juga telah mendorong dibuatnya panduan khusus tentang efek samping suntik vaksin yang berkaitan dengan kaki.

Sebelum itu dilansir dari Express, penerima vaksin juga telah disarankan untuk menghubungi layanan darurat medis jika mengalami pembengkakan kaki selama 4 hari hingga 4 mingguu setelah suntik vaksi AstraZeneca.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Menurut Publich Health England Guidance for Health professional on health clotting setelah vaksinasi Covid-19, hanya ada 2 kasus trombosis (pembekuan darah dengan trombositopenia (trombosit darah rendah) setelah suntik vaksin Pfizer hingga 31 Maret di Inggris.

Saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa kejadian langka ini disebabkan oleh vaksin Pfizer. Kombinasi pembekuan darah dengan trombosit darah yang rendah telah dikaitkan dengan vaksin AstraZeneca dan tidak dikaitkan dengan vaksin Pfizer.

Sebuah studi yang belum ditinjau secara retrospektif menganalisis catatan kesehatan pada populasi yang berbasis di Amerika Serikat dan membandingkan risiko kondisi pembekuan darah langka setelah suntik vaksin Covid-19 dengan risiko mengembangkannya setelah vaksinasi dengan dua vaksim mRNA ini.

Studi itu menunjukkan bahwa orang yang berisiko tinggi adalah pasien virus corona daripada orang yang menerima salah satu dari vaksin Covid-19 berbasis mRNA ini.

Baca Juga: Usai Suntik Vaksin AstraZeneca, Wanita 35 Tahun Alami Stroke dan Meninggal Dunia

Penulis studi tersebut tidak dapat membuat perbandingan langsung dengan risiko trombosis (pembentukan gumpalan darah) setelah vaksin AstraZeneca karena saat ini tidak digunakan di AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI