Benarkah Gerhana Bulan Berdampak Pada Kesehatan Manusia? Ini Faktanya

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 26 Mei 2021 | 18:00 WIB
Benarkah Gerhana Bulan Berdampak Pada Kesehatan Manusia? Ini Faktanya
Gerhana Bulan pada September 2015 seperti dipantau dari Amerika Serikat. [Shutterstock]

Suara.com - Gerhana bulan merupakan fenomena yang terjadi saat bulan bergerak menuju bayangan bumi. Ini terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan sejajar.

Tapi pernahkah bertanya-tanya apa dampak gerhana yang jatuh pada malam bulan purnama ini terhadap kesehatan?

Dilansir dari Times of India sains belum dapat menemukan bukti kuat yang menghubungkan masalah kesehatan dengan gerhana bulan. Tetapi orang-orang di seluruh dunia merasa bahwa gerhana tersebut menimbulkan risiko tertentu bagi kesejahteraan umum orang-orang.

Keyakinan tradisional menunjukkan bahwa sinar ultraviolet yang kuat yang dipancarkan saat gerhana bulan, membuat makanan yang dimasak tidak aman untuk dikonsumsi. Bahkan, gerhana juga diyakini mencemari air minum.

Gerhana Bulan/cloudfront.net
Gerhana Bulan/cloudfront.net

Dikatakan juga bahwa seseorang tidak boleh melihat gerhana tanpa alat pelindung karena radiasi yang dipancarkan dapat membahayakan mata. Tetapi sains tidak mendukung teori ini, karena bulan tidak memancarkan cahaya kuat selama gerhana bulan sehingga aman untuk melihatnya tanpa kaca pelindung.

Keyakinan lain menunjukkan bahwa radiasi yang dihasilkan selama gerhana bulan berbahaya bagi perempuan hamil. Cerita rakyat menunjukkan bahwa gerhana juga mempengaruhi kesuburan seorang wanita karena di jaman dulu, bulan dianggap sebagai simbol kesuburan.

Faktanya, beberapa kepercayaan kuno bahkan menunjukkan bahwa gerhana bulan bisa menjadi waktu yang ideal untuk mengandung seorang anak.

Sesuai penelitian yang diterbitkan di PubMed.gov, gerhana bulan memang memengaruhi tidur manusia dan dikatakan memicu kurang tidur.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 33 orang, ditemukan bahwa indikator tidur nyenyak berkurang 30 persen dan bahkan waktu untuk tertidur berkurang 5 menit saat bulan purnama. Namun, penelitian lebih lanjut sedang dilakukan untuk mendukung klaim tersebut.

baca juga

Namun studi lain yang diterbitkan di PubMed.gov berjudul 'The Lunar Cycle: Effects on Human and Animal Behavior and Physiology', mengklaim bahwa siklus bulan mungkin berdampak pada reproduksi manusia, termasuk kesuburan, menstruasi, dan angka kelahiran.

Penelitian menunjukkan bahwa siklus bulan juga dapat mempengaruhi perubahan hormonal pada serangga dan bahkan variasi harian "dalam melatonin dan kortikosteron menghilang selama hari-hari bulan purnama pada burung".

Dampak lain dari siklus bulan dapat dicatat pada tikus laboratorium dalam hal sensitivitas rasa dan bahkan struktur ultrastruktur sel kelenjar pineal yang mengatur melatonin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tiram juga telah menyesuaikan jamnya dengan ritme bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persiapan Pengamatan Gerhana Bulan Total

Persiapan Pengamatan Gerhana Bulan Total

Foto | Rabu, 26 Mei 2021 | 17:51 WIB

Masjid Agung Al-Barkah Bekasi Akan Gelar Salat Gerhana dengan Prokes Ketat

Masjid Agung Al-Barkah Bekasi Akan Gelar Salat Gerhana dengan Prokes Ketat

Bekaci | Rabu, 26 Mei 2021 | 17:48 WIB

Umat Islam Laksanakan Salat Gerhana Bulan Pukul 18.08 WIB

Umat Islam Laksanakan Salat Gerhana Bulan Pukul 18.08 WIB

Lampung | Rabu, 26 Mei 2021 | 17:45 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:45 WIB

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 06:30 WIB

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 06:25 WIB

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Entertainment | Minggu, 08 November 2026 | 06:05 WIB

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

×