Deteksi Mandiri Risiko Penyakit Jantung, Tes Ibu Jari Layak Jadi Opsi, Begini Caranya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 27 Mei 2021 | 16:37 WIB
Deteksi Mandiri Risiko Penyakit Jantung, Tes Ibu Jari Layak Jadi Opsi, Begini Caranya
Ilustrasi telapak tangan. [Shutterstock]

Suara.com - Penyakit jantung salah satu penyebab kematian tertinggi yang bisa menyerang semua orang. Tapi, tes sederhana menggunakan ibu jari bisa mendeteksi seseorang berisiko mengalami masalah jantung mematikan atau tidak.

Tes ibu jariini membantu menunjukkan seseorang memiliki aneurisma aorta tersembunyi atau tidak. Caranya mendeteksi tonjolan di dinding pembuluh yang terhubung ke jantung dan turun ke perut.

Meskipun tonjolan atau pembengkakan ini tidak menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan. Pembengkakan bisa mengancam jiwa jika tidak terdeteksi sejak dini.

Aneurisma aorta biasanya tidak menunjukkan gejala dan hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan. Saat itu, kondisi Anda mungkin sudah cukup parah dan pembengkakan menjadi begitu besar yang bisa menyebabkan pendarahan internal hingga kematian.

Sekitar 8 dari 10 orang ddengan luka pecah akan meninggal sebelum mereka sempat dilarikan ke rumah sakit atau tidak akan selamat setelah tindakan operasi.

Ilustrasi Sakit Jantung/freepik/jcomp
Ilustrasi Sakit Jantung/freepik/jcomp

Tetapi dokter di Yale University School of Medicine, Connecticut, mengatakan orang dapat memeriksa risiko mereka menderita penyakit jantung dengan tes medis di rumah sakit.

Bila Anda ingin mencoba tes ibu jari untuk deteksi dini sendiri, Anda bisa mengangkat satu tangan dengan posisi telapak tangan terbuka rata dan jari-jari direnggangkan.

Kemudian tekuk ibu jari ke bagian dalam telapak tangan sejauh mungkin. Lihatlah, ibu jari bisa melintasi bagian tepitelapak tangan atau tidak. Jika ibu jari bisa melewati tepi telapak tangan yang terbuka, Anda mungkin memiliki aneurisma tersembunyi.

Karena, kemampuan menggerakan ibu jari dengan mudah dan cukup jauh hingga melewati tepi telapak tangan itu bisa menjadi indikasi tidak langsung bahwa persendian Anda kendor.

baca juga

Hal itulah yang menjadi tanda-tanda penyakit jaringan ikat, termasuk aorta, arteri terbesar tubuh yang mengalir dari jantung dan masuk ke perut.

Peneliti menguji metode ini pada 305 orang dan menerbitkan temuannya di American Journal of Cardiology.

"Studi kami menunjukkan bahwa mayoritas pasien aneurisma tidak menunjukkan tanda ibu jari dan telapak tangan yang positif," kata penulis, Dr John A Elefteriades dikutip dari The Sun.

Tapi, Dr. Elefteriades mengatakan pasien yang memiliki hasil tes positif pada pemeriksaan tes ibu jari ini berisiko tinggi memiliki aneurisma.

Orang yang menggerakkan ibu jari dengan sangat lentur hingga tepi telapak tangan tidak perlu mengutak-atik tepi aneurisma yang pecah.

Para peneliti mengatakan aneurisma seringkali membutuhkan waktu puluhan tahun untuk berkembang ke titik kerusakan.

Tapi, tes sederhana ini mungkin berguna untuk melihat tingkat risiko Anda, terutama bila memiliki riwayat keluarga sakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC Selidiki Masalah Jantung Langka setelah Vaksin Covid-19 pada Anak

CDC Selidiki Masalah Jantung Langka setelah Vaksin Covid-19 pada Anak

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 14:56 WIB

7 Manfaat Makan Nasi Merah, Salah Satunya Mencegah Risiko Penyakit Jantung

7 Manfaat Makan Nasi Merah, Salah Satunya Mencegah Risiko Penyakit Jantung

Banten | Rabu, 26 Mei 2021 | 08:47 WIB

CDC Selidiki Efek Samping Peradangan Jantung Vaksin Covid-19 mRNA

CDC Selidiki Efek Samping Peradangan Jantung Vaksin Covid-19 mRNA

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 08:50 WIB

Terkini

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

×